Sudah Divaksin Kok Masih Kena Covid? Terus Apa Gunanya Vaksin? TERNYATA....

[PORTAL-ISLAM.ID] Fadli Zon terinfeksi COVID-19 meski sudah dua kali menjalani vaksinasi. 

Meski kena covid, Fadli mengaku kondisi kesehatannya tidak dalam bahaya dan gejala yang dialami hanya batuk-batuk.

"Covid-19 ini nyata ada. Alhamdulillah baik2 saja. Mari waspada jaga kesehatan, jaga jarak, jaga imunitas tubuh. Mohon doanya," tulis Fadli Zon di akun Twitter-nya @fadlizon pada Minggu (30/5/2021).

Fadli Zon bukan satu-satunya tokoh yang ramai dikabarkan terinfeksi COVID-19 setelah vaksinasi. 

Mantan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan istrinya Nevi Zuarina juga positif Covid-19, setelah seminggu divaksin.

Begitu juga istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya, juga dinyatakan positif usai vaksinasi.

LALU APA GUNANYA DIVAKSIN?

Pertanyaan yang wajar, kalau masyarakat bertanya apa manfaatnya atau apa fungsinya kita divaksin kalau masih bisa kena covid? Yang bertanya seperti ini jangan lantas dituding Anti-Vaksin. Tapi memang masih belum tahu apa sebenarnya manfaat dari vaksinasi. Pertanyaan seperti ini perlu dijawab oleh Para Ahlinya.

dr. Adam Prabata menerangkan bahwa manfaat divaksin covid itu sangat nyata. Setidaknya ada 3 fungsinya:

1. Menurunkan risiko sakit berat
2. Menurunkan risiko rawat inap dan masuk ICU
3. Menurunkan risiko kematian

"Menurunkan risiko juga bukan artinya jadi 0%, artinya akan tetap ada kasusnya meskipun lebih jarang dibandingkan dengan yang belum divaksin," kata dr. Adam Prabata di akun twitternya, Selasa kemarin (15/6/2021).
Sementara itu, Ketua Komnas KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari, SpA(K), M.TropPaed, dalam rapat dengan DPR RI menegaskan vaksin COVID-19 memang tidak menjamin 100 persen bisa membuat seseorang tidak tertular. 

Namun, vaksin tetap bisa memberi perlindungan agar gejala tidak menjadi parah jika kemudian akhirnya tertular.

"Terjemahannya, orang yang tidak divaksinasi 3 kali lebih berisiko terinfeksi. Orang yang divaksinasi, sepertiga kemungkinan untuk terinfeksi," kata Prof Hindra.

Jadi secara sederhana, Vaksin itu ibarat payung... tempat berteduh dari hujan.
 
Walau bawa payung, kalau hujan deres, tetep basah, tapi nggak basah kuyup, cuma kena kaki dan tangan, nggak kena badan.
 
Artinya bila sudah vaksin, virus tetep saja bisa masuk kedalam tubuh, namanya virus. Tapi dampaknya tidak fatal sakitnya, mengurangi resiko kematian diantaranya. 

Vaksin ini bukan hanya untuk kita sendiri tapi juga kepentingan bersama, biar kalau kalian kena covid, nggak repotkan orang lain terutama keluarga dan tenaga medis.

Kondisi pandemi itu ibarat hujan deras, yang pakai payung akan bisa lebih terlindungi. 

Vaksin adalah suatu ikhtiar sesuai dengan yang diperintahkan Allah agar manusia berikhtiar, dengan tetap berdoa dan tawakkal.[]