CORONA DIBENCI, TAPI ADA YANG GAK INGIN DIA PERGI

CORONA DIBENCI, TAPI ADA YANG GAK INGIN DIA PERGI

Bagi negara, Covid-19 itu bisa berperan sebagai musuh yang mematikan juga bisa berperan sebagai 'bantalan' untuk disalahkan. 

Kenapa ekonomi kita terpuruk? 

❌ jawaban negara bersama menteri keuangan terbaik sedunia, karena covid-19 melanda negeri ini. 

✔ faktanya, selama rezim ini mulai berkuasa. Ekonomi kita emang gak ada peningkatan, malah bisa dikatakan menurun jika dibandingkan rezim sebelumnya. 

Terbukti covid-19 bisa dijadikan bantalan atas kegagalan negara mengelola negara. 

❌ Banyak BUMN merugi akibat pandemi, satu persatu BUMN mencatatkan angka kerugian yang gak sedikit. Bisa dikatakan hampir 50% BUMN sudah tertatih mengayuh roda perusahaan. 

✔ Padahal sebelum Pandemi melanda negeri, BUMN sudah banyak yang meminta penambahan modal negara. Penambahan modal akibat kas perusahaan minus untuk melaksanakan kegiatan operasional. Kas minus menandakan, keuntungan jauh panggang dari api. 

Untung aja Jiwasraya ketahuannya sebelum Pandemi. Andai Jiwasraya terbongkar saat pandemi, saya yakin laporannya bukan kesalahan investasi yang dilakukan manajemennya. Melainkan karena pandemi membuat keuntungan investasi tidak didapatkan. 

Pandemi juga menjadi alasan bagi pejabat meminta dana tambahan. Baik operational penanggulangan atau kebutuhan bantuan sosial. Memakai alasan pandemi untuk meraup keuntungan pribadi. Gak perlu dijelasin bagaimana modusnya, sudah kejadian bukan?

Kata Hungaria, Pandemi itu gak berbahaya. Bisa diatasi dan diselesaikan ketika dipercayakan pada orang2 yang tepat. 

Pandemi jadi mematikan, ketika ditangani oleh manusia2 yang jiwanya telah lebih dulu sakit sebelum virus memasuki tubuh mereka. 

Semua negara didunia mengalami pandemi. Tapi hanya di negara kita pandemi malah semakin menjadi. Ribuan triliun digelontorkan, tapi gak ada hasil perbaikan. 

Bukan salah virusnya, tapi salah pejabat dalam mengantisipasinya. 

Sebagian kita ada yang berharap corona pergi, tapi sebagian lagi ada yang berharap corona tetap disini. Agar mereka bisa terus menjadikan corona sebagai "bantalan" atas kegagalan kerjanya. 

(By Setiawan Budi)