Brigade Al-Qassam Untuk Pertama Kalinya Rilis Rekaman Suara dan Video Tentara Israel yang Ditawan, 1 Tawanan Israel Bakal Ditukar 1.111 Tahanan Palestina

[PORTAL-ISLAM.ID] GAZA  – Kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza, Hamas, merilis rekaman video dan rekaman audio dari para tawanan asal Israel yang diklaim sebagai tentara dan warga sipil.

Jaringan Media Al-Jazeera menunjukkan melalui program investigasi “What is Hidden is Greater” sebuah rekaman suara dan video yang diungkapkan oleh Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dari salah satu tentara Israel yang mereka tangkap di Jalur Gaza sejak 2014.

Kontributor Kantor Berita MINA di Gaza melaporkan, Senin (7/6/2021), seorang tentara yang namanya disembunyikan dalam rekaman itu, meminta otoritas pendudukan Israel bekerja untuk mengembalikan para tahanannya. Dia berkata, “Saya bertanya-tanya! Apakah para pemimpin negara (pendudukan Israel) membedakan antara tentara yang ditangkap? Apakah mereka membicarakannya dan bekerja untuk membebaskan mereka?” “Setiap hari saya mati lagi, dan saya berharap segera kembali ke keluarga saya,” tambahnya.

Hamas sebelumnya tidak pernah mengungkapkan nasib empat tentara yang ditahan atau status kesehatan mereka, tetapi otoritas Israel mengklaim bahwa kedua tentara itu tewas dalam perang, dan bahwa Al-Qassam hanya menyimpan jenazah mereka.

Setelah rekaman suara diterbitkan, para pengamat mengatakan bahwa suara itu milik Avraham Mengistu, seorang tahanan Israel asal Ethiopia.

Ini adalah pertama kalinya Brigade Al-Qassam mengungkapkan rekaman seperti itu. Brigade Al-Qassam menahan empat tentara Israel, termasuk dua tentara yang ditangkap selama perang 2014, sementara dua lainnya memasuki Gaza dalam keadaan yang tidak jelas.

Diberitakan sebelumnya, Pimpinan Hamas di Gaza, Yahya Sinwar memberi persetujuan untuk melakukan kesepakatan pertukaran tahanan dengan Israel. Satu orang tawanan Israel ditukar dengan 1.111 tahanan Palestina. Hal ini disampaikan Yahya Sinwar saat bertemu dengan Kepala Intelijen Mesir yang datang ke Gaza pekan lalu pasca gencatan senjata.

[VIDEO]
[MINA/Alqassam]