BARU TERJADI... Pelantikan ASN KPK Dijaga Ratusan Aparat Bersenjata Lengkap, Netizen: Sekarang KPK Jadi Musuh Rakyat

[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Ratusan personel gabungan dari aparat kepolisian dan TNI menjaga pelantikan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berlangsung hari ini Selasa (1/6/2021) di Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan.

Aparat keamanan gabungan juga tampak menggelar apel di depan Gedung KPK. Tampak pula aparat turut menyekat Jalan Kuningan Persada sebelah utara dan selatan KPK.

Terlihat pula beberapa petugas berpakaian kepolisian menjaga pintu gerbang utama yang biasa digunakan untuk masuk ke Gedung KPK.

Aparat juga menyiagakan pelbagai kendaraan taktis yang tersebar di sekitar area KPK. Di antaranya Water Cannon, Baracuda, Kendaraan bermotor Brimob, mobil Dalmas hingga bus TNI dan Polri sudah bersiaga di sepanjang jalan Kuningan Persada.

Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri melantik 1.271 pegawai yang lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka diambil sumpah jabatannya pada hari ini, Selasa (1/6) di Gedung Merah Putih KPK.

Pelantikan ini dilakukan secara daring dan luring. Sebanyak 53 pegawai mewakili 1.271 hadir secara langsung dalam pelantikan. Sisanya, mengikuti pelantikan secara daring.

Pelantikan ini ditengah kontroversi 75 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan, dimana 51 orang kemudian diberhentikan.

Pelantikan ini sebelumnya mendapat penentangan sejumlah pihak, bahkan ratusan pegawai KPK yang lolos Tes Wawasan Kebangsaan juga melayangkan protes untuk menunda pelantikan. Namun pimpinan KPK tak menggubrisnya.

Pelantikan dengan penjagaan ketat aparat bersenjata ini tak pelak menimbulkan reaski luas publik.

"Gedung @KPK_RI pagi ini. Dahulu KPK dikawal Rakyat dari Aparat Negara. Sekarang KPK dikawal Aparat Negara dari Rakyat. Ini Bukti bahwa KPK yang saat ini sudah tidak bersama Rakyat, malah menjadi Musuh Rakyat…," tulis akun twitter @panca66 yang membagikan foto ratusan aparat gabungan yang menjaga pelantikan ASN KPK.