PRABU MAHARANI (Prabowo Puan Maharani)

PRABU MAHARANI (Prabowo Puan Maharani)

Oleh: Azwar Siregar*

[Mungkin anda tidak setuju dengan tulisan ini, tapi ini pendapat Lae Azwar Siregar]

Saya akan buka tulisan ini dengan sebuah kutipan dari Ketua Partai Tirik Yaluk. Ya, saya sendiri.

"Pilpres itu adalah Kompetisi Politik. Juaranya adalah Pemenang (sekalipun curang). Jangan bersikap jujur kecuali siap jadi bubur!"

Saya tentu saja sangat senang dan kagum kepada Bang Anies Baswedan. Sosok yang pintar. Lumayan religius dan terbukti sangat Nasionalis.

"Jadi kenapa ngga dukung Bang Anies Bang?"

"Insya Allah. Saya dukung Bang Anies. Tapi analisa saya, Pilpres 2024 panggungnya belum untuk Bang Anies".

Dengan Kondisi Perpolitikan kita yang masih seperti sekarang. Saya mau bertanya:

"Apa yakin Penyelenggaraan Pilpres bisa Jujur dan Adil?"

Kalau jawabannya "TIDAK", Berarti percuma menyodorkan Capres yang akan tetap dikalahkan. Biarlah "pemain-pemain jujur" kita siapkan setelah 2024. Kita sedang melawan sistem yang menurut saya sangat jauh dari jujur. Diperlukan "Pemain" yang siap berkubang dengan lumpur tapi Nasionalismenya semurni Emas 24 Karat.

Maksud saya, coba renungkan seperti ini. Katakanlah seperti di Pilpres 2019. Kita merasa dan meyakini Capres Kosong Dua menang telak dimana-mana. Pada pengumuman hasil QC, kita juga masih menyimpan foto-foto wajah lesu mereka. Tapi ketika kemudian kita "dikalahkan" kita bisa apa?

Apa kita mau hal yang sama terjadi di Pilpres 2024? Menang tapi dikalahkan lagi? Hanya karena kita mau berkompetisi bersih. Tidak mau gabung dan merasa najis dengan PDIP. Dan sejuta alasan yang ujung-ujungnya merugikan kepentingan kita sendiri. Kepentingan bangsa dan negara.

Kalau mau menjaga kedaulatan bangsa. Ingin Ulama tidak dikriminalisasi. Mau kekayaan Nusantara untuk anak bangsa sendiri. Ya kita harus berada di Kekuasaan. Makanya wajib di Menangkan Kompetisi Politik (Pilpres) ini. Bagaimanapun caranya. 

Sebagai catatan terakhir. Anggap saja bagi sebagian kawan-kawan, PDIP adalah Partai yang dianggap batu sandungan. Tapi kalaupun Bang Anies kelak maju, tolong dicatat, akan didukung oleh Nasdem. Partai yang sikap dan ideologinya sama saja dengan PDIP.

Apa mau Golput aja? Dan membiarkan kondisi sekarang berlanjut dan terus berlanjut sampai tiba-tiba NKRI kita bangkrut dan terkeping jadi tinggal catatan sejarah?

[*fb penulis]