Netizen HEBOH.. Ngomongin Merayakan Lebaran, Jokowi Malah Promosi Bipang Ambawang (Babi Panggang)

[PORTAL-ISLAM.ID]  Baru-baru ini sebuah video viral dimana Presiden Jokowi berbicara tentang Lebaran Idul Fitri dan alasan pemerintah melarang Mudik Lebaran dalam suasana pandemi.

Yang dipermasalahkan bukan soal larangan mudik, tapi dalam pidatonya itu Jokowi malah mempromosikan Bipang Ambawang sebagai makanan khas Kalimantan.

Dalam video tersebut, Jokowi mengajak warga untuk membeli secara online oleh-oleh makanan khas daerah, salah satunya yang Jokowi sebut adalah Bipang Ambawang sebagai makanan khas Kalimantan.

Padahal Bipang Ambawang ini Babi Panggang.

"Bagi yang rindu makanan khas daerah tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu Gudeg Jogja, Bandeng Semarang, Siomay Bandung, Pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya, tinggal pesan. Dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," kata Jokowi.

[VIDEO Jokowi]
Jadi, apa itu Bipang Ambawang? Sebuah akun Instagram, @bipangambawang, menyebut bahwa Bipang merupakan kependekan dari Babi Panggang sedangkan Ambawang adalah sebuah Kecamatan di Pontianak Kalimantan.

Di Kecamatan tersebut, Bipang banyak dijajakan warga sebagai salah satu kuliner andalan Ambawang.

Kuliner ini menyajikan daging babi yang dipanggang sehingga menghasilkan tekstur lembut daging dan krispi kulit babi karena proses pemanggangan.

Sontak, video Jokowi ini menuai protes luas publik.

Bahkan, pada Sabtu, 8 Mei 2021, kata 'Bipang' menjadi trending pertama di laman Twitter. 

"Saya yang kafir aja masih punya otak untuk tidak mempromosikan "Babi Panggang" di suasana lebaran, ini malah Presiden mempromosikan "Babi Panggang" di suasana lebaran yang mayoritas rakyat beragama Islam, mau sampai kapan kita biarkan akal sehat terus dipermainkan ketololan ?" ujar @Nicho_Silalahi.

"Bipang tuh emang khas sini sih karna orang sini sebagian dayak dan tionghoa, ambawang nama daerah sebelahan sama pontianak. Tapi yaa mana ada orang muslim di ambawang bikin bipang pas lebaran, Itu text gak dibaca dulu apa gimana sih pakde?" komen @nmeilinaa.

"Rakyat di larang mudik.
Tapi promosi makanan yg  haram bagi umat muslim bipang BABI PANGGANG.
Sehatmu kapan pak lek...!!!" ketus @iskandar__fauzi.