Tere Liye: Petinggi BUMN Gajinya Besar, Lah Kamu Dapat Apa dari Belain Harun Masiku atau Menteri PDIP yang Ditangkap KPK?


Kalian tentu tahu BUMN kita yang bernama Bank Mandiri? 

Apakah kalian bisa menebak, berapa total gaji, bonus, tantiem, serta imbalan jangka panjang bagi direksi+komisaris+komite audit+komite pemantau resiko+DPS+SEVP dan SVP Bank Mandiri?

Bisa ditebak? 100 milyar? 500 milyar? Salah.

Total utk gaji dll kelompok elit BUMN Bank Mandiri ini tahun 2020 adalah 1.442.000.000.000. Yes, kamu tidak salah bacanya, 1,4 trilyun. Untuk tahun 2020. Angka ini terus naik dari tahun 2019. Dari mana data ini? Laporan keuangan Bank Mandiri. Jika menghitung komposisi jumlah orangnya, setiap komisaris dapat minimal 10-12 Milyar. Setiap Direksi 25-30 milyar tahun 2020 kemarin. 

Apakah pandemi berdampak terhadap penghasilan elit Bank Mandiri? Tidak juga. Mereka tetap bisa menggelontorkan 1,4 trilyun tuh. Malah naik angkanya dari tahun 2019. 

Kamu selama pandemi penghasilannya bagaimana? Turun? Berarti kamu saja yang apes nasibnya. Di Indonesia, elit2 BUMN dan pejabat2 tinggi, mereka kebal atas pandemi ini. 

Dan epiknya. Bank mandiri ini naruh uang 35 trilyun di BI (yg SBI-nya 3,5%). Sementara bunga tabungan kalian di sini hanya 0,2% (tabungan di bawah 500 juta). Tahu artinya? Simpel. Ngapain susah2 ngasih kredit ke masyarakat lagi, selisih bunga tabungan dan SBI saja bisa 3,3%. Tidak perlu genius, tdk perlu capek2 kerja, sudah untung. Tabungan dari masyarakat cuma 0,2%, taruh di SBI, 3,5%. Yes. Siapa yang bayar selisih tsb? Negara. Uang siapa? Lagi2 pajak rakyat, utang, dll. Simpelnya begitu.

Nulis beginian kadang dituduh dengki. Tapi baiklah. Saya akan terus-terang, hanya ingin bilang: sudah terlalu lama mungkin kalian dibodohi oleh sistem. Apakah BUMN benar2 hadir untuk kesejahteraan rakyat banyak? Atau selama ini, BUMN hadir hanya untuk menampung tim hore, bagi2 jabatan. Apakah BUMN pernah benar2 melayani rakyat? Saya sih punya tabungan di bank2 BUMN, tapi sekali uangnya nambah, sy pindahkan ke bank swasta. Karena apa? Simpel: bahkan urusan sepele saja di sini, bisa antri 30 menit lebih. Tidak masalah sebenarnya gaji tinggi ini, bagus malah, berarti BUMN Indonesia memang top2. Tapi pertanyaannya, gaji itu relevan tdk dengan melayani rakyat? Kita belum bicara ttg PLN, Pertamina, dll, dsbgnya. Pernah rakyat benar2 bersyukur BBM murah, listrik murah, dll? 

Sepertinya, BUMN inilah yang membutuhkan rakyat agar tetap eksis, elitnya tetap dapat gaji tinggi. Rakyat butuh BUMN? 

Sekarang kamu tahu berapa gaji+bonus komisaris Mandiri? Setidaknya 10-12 milyar. Direksinya? 25-30 Milyar. Berapa total gaji+bonus kelompok elit Mandiri tahun 2020? 1,4 trilyun. Berapa yg kamu dapatkan dari negara? Berapa yg kamu dapatkan dari setiap hari belain Harun Masiku, atau Menteri PDIP yg ditangkap KPK?

Tabik. 

(By Tere Liye)

*Gaji turun? Tidak juga Kalian tentu tahu BUMN kita yang bernama Bank Mandiri? Apakah kalian bisa menebak, berapa...

Dikirim oleh Tere Liye pada Sabtu, 10 April 2021