Sekelas JSP Kok NYINYIR Patungan Rakyat Beli Kapal Selam?

Sekelas JSP KOK NYINYIR?

Walaupun sama-sama dibarisan Pendukung Pak Prabowo, saya rasa cuitan Pak Johannes Suryo Prabowo ini kurang tepat. Lebih kepada gaya nyinyir.
Dan maaf, bagi saya cukup memalukan.

Harusnya sebagai orang dekat Pak Prabowo, Jenderal Suryo malah harusnya bangga dengan inisiatif Masjid Jogokariyan dan Tuan Guru Kita UAS yang menyerukan Penggalangan Donasi untuk pembelian Kapal Selam. Peralatan yang saat ini sangat dibutuhkan Kementerian Pertahanan kita.

Bila perlu turun dong kelapangan. Tanyakan apa yang bisa dibantu dengan inisiatif Umat ini. Berikan jalur dan bila perlu Karpet Merah. 

Jangan lupa, para peng-inisiasi dan penyumbang yang sudah terkumpul 1 miliar itu saya jamin 1000 persen di Pilpres 2019 semuanya adalah Pendukung Pak Prabowo. Jadi terbuktikan, siapa yang benar-benar cinta dan Perduli kepada Negara ini.

Kalau malah ikutan nyinyir, apa bedanya dengan Cebong? 

Sebagai bahan pembuka wawasan, dana 1 Miliar yang terkumpul selama 3 hari tersebut baru dari 1 Masjid. Bagaimana kalau Gerakan ini dilakukan oleh 10.000 atau malah 100.000 Masjid. Jumlahnya berarti sudah 10 Triliun atau 100 Triliun.

Sudah berapa Kapal Selam itu?

Bagaimana lagi kalau Gerakan ini diikuti oleh Rumah Ibadah lain, misalnya Gereja, Vihara, Pura dan Klanteng? Jangankan 10 Kapal Selam, 50 Kapal Selam juga bukan tidak mungkin kita bisa miliki bersama.

Ayolah, jangan lupa kepada Sejarah. Pesawat Pertama Negara kita juga hasil sumbangan rakyat kok. Kenapa sekarang jadi meremehkan gitu?

(By Azwar Siregar)