NAHI MUNKAR [True Story]

NAHI MUNKAR

Beberapa waktu yang lalu ada yang comment di IG Saya. Kang Rendy jangan terlalu fokus sama amar ma'ruf.

Bicara masjid, ngajak orang ngasih makan faqir miskin itu mudah. Tetapi nahi munkar itu belum ada yang ngerjain. Kang Rendy jangan dakwah yang enak-enak aja.

Atas komentar ini, Saya berjanji akan menuliskan narasi lengkap tentang nahi munkar. Semoga bermanfaat.

Foto ini (foto atas -red) adalah foto jam 4.30 pagi di Masjid Kurir Langit, Kab. Barru, Sulawesi Selatan. Anak-anak remaja membereskan piring sahur. Kurang lebih 100 porsi sahur disiapkan malam itu.

Masjid Kurir Langit ini hidup. Masjidnya tidak begitu luas. Relatif sedang. Tetapi kegiatannya banyak. Wifi 22 jam. 2 jam off. Saat ramadhan begini, 300 porsi makan setiap buka puasa tersedia.

Imam Masjidnya anak muda 24 tahun. Hafal 30 juz. 9 irama. Setiap malam ramadhan shalat 21 rakaat sebanyak 1 juz. Jam 20 sd 21. Masjidnya hidup hampir 24 jam.

Apa yang terjadi setelahnya?

Anak-anak muda yang biasa ngumpul mabok, jadi ngumpul di masjid. Mengaktualisasikan diri di masjid. Mereka nyaman di masjid, karena di masjid mereka dianggap. Mereka memiliki ruang amal.

Ada 2 warung miras di sekitaran masjid, 1 warung tutup karena istrinya jamaah masjid yang setiap hari masak, suaminya malu jualan minuman keras. Akhirnya berhenti. Dan berusaha mencari rezeki dengan jalan halal.

Seorang bapak yang dulu nongkrongnya di tempat warung remang-remang sekarang nongkrong di masjid bahkan menjadi tenaga masak sahur. Ada kebahagiaan ketika menjaga masjid.

Apa hikmah yang bisa kita resapi? Bahwa ketika program kebaikan itu berjalan, maka kemunkaran akan sirna.

Definisi kegelapan itu karena tidak ada cahaya. Maka ketika datang cahaya, maka kegelapan itu sirna.

Hari ini kita mengusir kegelapan dengan menghardik kegelapan. Kita jarang menghadirkan cahaya. Saya belajar dari Masjid Kurir Langit. Masjid ini serius menghadirkan cahaya untuk ummat.

Aktifkan masjid, semarakkan program dakwah, beri ruang kontribusi pada anak muda, sediakan space untuk masyarakat berkontribusi di masjid. InsyaAllah keburukan akan tumbang.

(By Rendy Saputra Al Banjari, Guru Ngaji, Senin, 10 Juni 2019)

NAHI MUNKAR Beberapa waktu yang lalu ada yang comment di IG Saya. Kang Rendy jangan terlalu fokus sama amar ma'...

Dikirim oleh Rendy Saputra pada Minggu, 09 Juni 2019