KEKUATAN UMAT DAN RAKYAT MEMANG SANGAT MENAKUTKAN!

KEKUATAN UMAT DAN RAKYAT MEMANG SANGAT MENAKUTKAN!

By Azwar Siregar*

Saya sering mendapatkan keluhan dan "curhat" dari para Sahabat. Melihat kondisi dan perlakuan rezim sekarang yang benar-benar sudah diluar batas kewajaran, khususnya kepada Kelompok Oposisi. Wabil Khususon lagi kepada Ormas nya IBHRS dan para Pentolannya.

Secara akal sehat, perlakuan Negara kepada mereka memang benar-benar jahat. IBHRS bolak-balik dikriminalisasi. Kasusnya selalu dicari-cari. Chat Fake Mesum yang menggegerkan dunia. Sampai jadi bahan tertawaan negara lain karena sempat hendak melibatkan Interpol. Sekarang dikriminalisasi dengan kasus Prokes yang lucunya bolak-balik dilakukan oleh Presiden kita sendiri.

Belum cukup. Enam Pengawalnya dibantai. Para pelaku jelas tapi dibuat samar. Bahkan Rest Area tempat kejadian yang tidak bersalah ikut dihancurkan. Segitunya. Kekuasaan mencoba cuci tangan.

Ternyata belum cukup. Semua pentolan Ormas IBHRS berusaha dipenjarakan. Baru dijaman sekarang saya bolak-balik geleng-geleng Kepala. Melihat Sidang Pengadilan isinya orang-orang Bersorban. Para Ulama para Haji ahli mengaji. Yang tidak pernah satu sen pun mereka merugikan Negara. Sebaliknya para Pejabat Korup. Koruptor Bansos. Komplotannya. Satu demi satu hilang dari Berita Acara Pemeriksaan.

Ternyata belum cukup juga. Terakhir kita dipertontonkan dengan Penangkapan Penasehat Hukum IBHRS. Tuduhannya terkait Terorisme. Beliau digelandang mirip Buronan. Padahal selama ini orangnya tidak pernah sembunyi seperti Harun Masiku. Tidak pernah kabur ke Singapura seperti Djoko Tjandra dan Sjamsul Nursalim. Oh iya, selamat ya Koh, kasus Korupsinya sudah di SP3 alias Surat Penghentian Penyidikan dan Penuntutan dari KPK. 

Asyikkan jadi Badjingan di Negeri kami ini?

Kembali ke Pak Munarman. Siapapun yang selama ini mengenal dan tahu sepak terjang Pak Munarman pasti akan tertawa. Kesal sendiri. Ya mbok, kalau mau jerat orang bikin tuduhan yang masuk akal. Iye kan?

Belum lagi dengan alat-alat bukti perlengkapan pembersihan toilet itu. Alamak, besok-besok Kelompok Teroris Asli seperti KKB di Papua bisa-bisa memborong larutan pembersih kerak Keramik Kamar Mandi.
Oh iya, bagi Kelompok Dunguers yang kemarin mengirimkan Karangan Bunga, ternyata kalian belum sembuh ya? Harusnya Karangan Bunga dikirimkan kalau yang tertangkap Harun Masiku. Orangnya sembunyi dan hilang bak ditelan Bumi. Lha ini yang ditangkap orang yang selalu di Rumahnya. Bolak-balik datang ke Pengadilan. Dipanggil aja pasti datang. Ngga perlu pakai aparat bersenjata lengkap, cukup datang dan teriak "Bang Maman, main catur yok", orangnya akan keluar. 

Oh iya, dimana Karangan Bunga Dukacita kalian ketika puluhan Prajurit terbaik kita gugur di Kapal Selam Nanggala 402? 

Atau Karangan-karangan Bunga kalian cuma berfungsi sebagai pelampias rasa benci. Kalian lah provokator dan pemecah-belah anak bangsa. Manusia-manusia kurapan yang selalu teriak-teriak Pembela NKRI.

Kita kembali ke laptop!

Pertanyaannya:

Kenapa bisa rezim sekarang sekalap itu terhadap IBHRS dan Ormasnya?

Kalau kata Kakak Ipar saya, Sidney Jones, Rezim sekarang terlalu berobsesi untuk mengaitkan Ormas FPI dengan terorisme.

Menurut saya jawabannya cuma satu. Kekuatan Umat dan Rakyat memang sangat menakutkan. Sejarah sudah mencatat, begitu banyak Rezim Diktator dan Pemerintahan Tiran yang akhirnya tumbang oleh Kekuatan Rakyat. Di Negara kita sendiri, Rezim Orla dan Orba akhirnya bertekut lutut ketika berhadapan dengan kekuatan rakyat.

Kondisi sekarang, kalau kita berbicara kekuatan rakyat, memang tidak terlalu tepat. Karena menurut saya, oposisi yang masih berwujud nyata tinggal kekuatan Umat. Yaitu Ormas IBHRS. Seruannya mampu mengumpulkan jutaan massa. Membuat Ibu Kota hampir lumpuh. Sambutan kedatangannya membuat Bandara harus mengubah jadwal terbang Pesawat. Kalah Artis. Kalah para Raja. Apalagi cuma Presiden Boneka. Ntar...jangan marah dulu, yang saya maksud Presiden Boneka itu di Myanmar. Pilihan Junta Militer berarti Boneka bukan?

Sampai sekarang Pendukung IBHRS masih ada puluhan dan mungkin ratusan juta. Wajar sangat menakutkan bagi Penguasa yang merasa tidak memiliki Prestasi. Hanya bersandar kepada puja-puji. Dari para Buzzer dan Penjilat bersertifikat.

Padahal menurut saya tidak perlu semua kekerasan dan "kegilaan" ini. Para Pendukung IBHRS adalah orang-orang yang sudah teruji ke NKRI-annya. Kecintaan mereka kepada Negeri ini semurni emas 24 Karat. Mereka tidak pernah koar-koar paling NKRI. Tapi akan selalu terdepan kalau dibutuhkan Negara untuk menjaga keutuhan bangsa ini. Lihat saja, ketika Kapal Selam kita tenggelam, mereka turun uruan mengumpulkan donasi. Siap membelikan Kapal Selam baru. Dan ini bukan ujug-ujug. Jauh sebelumnya, Kelompok dan Daerah yang selama ini selalu dituduh Kadrun dan Provinsi Kadrun. Khususnya Aceh dan Sumatera Barat. Adalah daerah yang sudah pernah mengumpulkan emas dan harta lainnya untuk membelikan Pesawat untuk Indonesia. Mengumpulkan harta untuk Modal pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jadi minta tolong padamu, Toen. Sudahilah "kegilaan" ini. Mari kita rajut ulang persatuan anak bangsa. Kita rawat kembali kebersamaan. Demi Indonesia kita!

(NOTE : Biasanya habis menulis begini, akun saya akan tumbang. Semoga kawan-kawan tidak bosan untuk konfirmasi akun baru saya)

*fb penulis (30/4/2021)

KEKUATAN UMAT DAN RAKYAT MEMANG SANGAT MENAKUTKAN ! Saya sering mendapatkan keluhan dan "curhat" dari para Sahabat....

Dikirim oleh Tirik Yaluk pada Kamis, 29 April 2021