Partai Ummat Sukses Bikin PAN Makin Rontok

[PORTAL-ISLAM.ID]  Partai Ummat yang didirikan Tokoh Reformasi Amien Rais saat ini mampu mengungguli Partai Amanat Nasional (PAN) dalam survei. 

Salah satu loyalis Tokoh Reformasi Amien Rais, Agung Mozin blak-blakan merasa gembira melihat tren Partai Ummat makin melejit dalam sejumlah survei.  

Hebatnya, Partai yang belum dideklarasikan ini sukses mengungguli Partai Amanat Nasional (PAN). 

"Patut kami ucapkan syukur Alhamdulillah tren naik terus dari nol koma kini telah mencapai 1,5 persen sebagai partai baru dan belum dideklarasikan," jelas Agung Mozin dalam keterangannya, Selasa (23/3/2021). 

Menurut Agung Mozin, jika dibandingkan dengan partai lain yang sudah mengikuti pemilu dan bahkan sudah punya anggota legislatif di daerah, maka Partai Ummat memiliki pertumbuhan yang sangat signifikan. 

"Apa yang dicapai oleh Partai Ummat dan Amien Rais sebagai lokomotifnya, perubahan memberikan pelajaran buat kami semua bahwa sebagai politisi diwajibkan mempunyai integritas dan konsistensi sikap memihak kepada rakyat," jelas Agung Mozin.

Inisiator Partai Ummat ini juga membeberkan, bahwa membesarkan partai dengan uang yang melimpah telah dibantah oleh pergerakan Partai Ummat.  

"Jika ada yang menanyakan dan mengatakan siapa bandar di balik Partai Ummat, maka kami pastikan kami hanya bersandar pada sebuah kekuatan besar yaitu Allah SWT," jelas Agung Mozin. 

Agung Mozin pun memastikan bahwa Partai Ummat bergerak terus dan disambut hangat dengan sukacita oleh umat yang merindukan tegaknya keadilan dan memberantas kezaliman.  

"Partai Ummat dan Amien Rais kini telah mengisi kekosongan perpolitikan Indonesia dengan sebuah keteladanan seorang tokoh," kata Agung Mozin. 

Dalam hasil survei terkini yang digelar Center for Political Communication Studies (CPCS), Partai Ummat yang rencananya akan dideklarasikan saat Ramadan, kini memiliki elektabilitas mencapai 1,5 persen, melampaui PAN yang meraih 1,1 persen.  

Survei CPCS tersebut dilakukan pada 5-15 Maret 2021, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.  

Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(Sumber: Genpi)