Pasukan Khusus Turki Perempuan

Pasukan Khusus Turki dari Kalangan Perempuan

Turki baru saja merayakan wisuda kelulusan 500 pasukan elit baru khusus wanita Jumat lalu, 15 Januari 2021.

Tentara khusus elit saat ini berjumlah 60 ribu tentara termasuk wanita.

Turki terus memperkuat militernya baik untuk misi dalam negeri maupun tugas tugas berat luar negeri.

Pemerintahan Erdogan juga sudah lama mengesahkan undang-undang yang memperbolehkan wanita berhijab dalam tugas kedinasan negara termasuk tentara dan polisi.

Sebagai negara yang punya konstitusi sekuler, Turki melangkah maju dengan terus memajukan demokrasi dan menjamin semua hak hak warga negara termasuk mengenakan hijab yang dulu sempat dilarang oleh Attaturk dan penerusnya hingga Rezim Bulent Ecevit.

Dalam wisuda pasukan elit wanita pada Jumat kemarin ini dihadiri Menteri Dalam Negeri Turki Süleyman Soylu.

Dalam pidato sambutannya, Mendagri Süleyman Soylu mengatakan:

“Inspirasi, usaha dan tanggung jawab profesi ini yang pertama-tama dari Allah Yang Maha Kuasa, kemudian dari bangsa tercinta ini sendiri. Oleh karena itu, jika memakai seragam ini (pasukan elit) perlu mengenal Yang Maha Kuasa dengan baik, dan bangsa ini harus terkenal. Kami meletakkan dasar sebuah negara yang akan menguasai tiga benua 56 tahun kemudian.”

Süleyman Soylu melanjutkan:

“Tahukah kalian mengapa kalian ada di sini sekarang? Karena mereka (musuh-musuh Turki) yang ingin membuat kita bertekuk lutut tidak akan berdiam diri. Sampai tujuan mereka tercapai. Sehingga terjadi keresahan di negeri ini, terjadi perang antar warga, azan tidak lagi berkumandang dari menara-menara masjid di negeri ini, sehingga rakyat terasing dari agamanya. Mereka akan melakukan segala macam kejahatan. Itulah tujuanmu di sini. Anda di sini untuk berjuang.”

“Mengapa angkatan bersenjata kita adalah harapan bagi yang tertindas di luar perbatasan kita? Mengapa pasukan kita berada di Azerbaijan, di Libya, di Idlib, di salju, kita berada di musim dingin, kita berjaga di bawah bendera berbintang di ketinggian 3 ribu meter, dan tahukah Anda mengapa kita tidak duduk di siang hari dan tidak tidur di malam hari? Karena kita tidak akan menyerah untuk membuat hak dan keadilan tertinggi di dunia.”

MASYA ALLAH... LUAR BIASA TURKI DIPIMPIN ERDOGAN.