INNALILLAHI.. Korban Meninggal: Gempa Sulbar 81 Orang, Banjir Kalsel 15 Orang, Longsor Sumedang 32 Orang, Banjir Manado 6 Orang

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJIUN...

Belum lama Pesawat Sriwijaya Jatuh, korban 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.

KINI BENCANA ALAM BERTUBI-TUBI MENIMPA NEGERI INI...

Hingga hari Ahad kemarin (17/1/2021) dilaporkan jumlah korban jiwa:

(1) GEMPA SULAWESI BARAT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa 6,2 magnitudo yang terjadi di Sulawesi Barat. Per Minggu (17/1) pukul 20.00 WIB, tercatat ada 81 orang tewas akibat gempa tersebut. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya menyebutkan jumlah itu terdiri dari 70 orang tewas di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene.

(2) BANJIR KALIMANTAN SELATAN

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat tambahan korban meninggal akibat banjir di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan jadi 15 orang. Sebanyak 39.549 warga terpaksa mengungsi akibat kejadian tersebut.

Data terakhir dihimpun oleh BNPB pada Minggu (17/1). BNPB melaporkan sebanyak 15 orang dari berbagai lokasi meninggal dunia akibat banjir tersebut.

(3) LONGSOR SUMEDANG

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito memberikan perkembangan dalam pencarian korban longsor di Sumedang, Jawa Barat. 

Hingga Minggu (17/1) malam, kini jumlah korban tewas sebanyak 32 orang. Artinya masih ada 8 orang yang belum ditemukan.

(4) BANJIR LONGSOR MANADO

Banjir dan tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara, menelan korban jiwa. Hingga kini, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 6 orang.

"Total ada enam orang keseluruhan yang meninggal sesuai titik-titik lokasi longsor kemarin," tutur Kepala Kantor Basarnas Manado, Suhri Noster Norbertus Sinaga , Minggu (17/1/2021).

Banjir dan tanah longsor ini terjadi imbas cuaca ekstrem di Manado dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras dan angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di beberapa titik.

Kemarin, tanah longsor terjadi di beberapa daerah, yakni Kelurahan Paal IV Perkamil, Malalayang, Ranotana Weru, dan Kelurahan Kombos Timur.