Putra Minang: Yang jelas, Sumbar lebih Pancasila dari PDIP


Kenapa PDIP gak bisa menang di Sumbar?

Sumbar itu unik, mereka punya falsafah yang terasah karena pengalaman.

"Alun Takilek, Alah Takalam".

Yang artinya, sudah melihat keburukan yang akan ditimbulkan, sebelum kebaikannya. Falsafah ini dipegang kuat oleh masyarakat Minang.

Bicara kenapa PDIP gak mendapatkan dukungan di Sumbar, banyak alasannya. Dalam fakta sejarah, bagaimana pertikaian Bung Hatta dan Soekarno yang membuat Bung Hatta harus mengundurkan diri dari wakil Bung Karno. Dari sejarah lainnya, adanya pemberontakan PRRI, ini juga ada kisah kelamnya.

Namun yang paling umum dan mudah diamati adalah dari penampakan wajah PDIP dengan lambang bantengnya.

Saat saya BUTA akan politik dan partainya. Jika disodorkan 2 bendera partai, misalnya bendera PDIP dan bendera PAN/GERINDRA/PKS/Hanura. Kira-kira bakalan pilih yang mana?

Jujur ya, apa sih yang ada dipikiran kita saat melihat bendera merah dan gambar banteng hitam dengan mata merah marah menyala? Coba jujur, apa yang kita nilai pertama kali melihat penampakan itu?

Yang terlintas gak ada adem dan sejuknya. Bandingkan dengan bendera partai lain yang memakai warna putih, hijau, biru, kuning. Orang awam pasti akan memilih berdasarkan sugesti kenyamanan atas apa yang dilihatnya.

Ini masih soal dasar, like dan dislike atas penampakan luar. Belum masuk ke buka isi dengan melihat bagaimana PDIP memainkan politik di negeri ini. Untuk dasar aja, sudah ada keengganan memilih PDIP. Apalagi kalau udah masuk ke spesifik tentang PDIP dan jejak politiknya.

Mungkin apabila PDIP mau mengubah benderanya dengan warna yang nge-Jus dan bantengnya dibuat tersenyum dengan mata teduh, bisa beda hasilnya.

Dan untuk saudari Puan, sebagai Putra Minang saya gak marah dengan omongan anda. Untuk memberi tanggapan saya terbiasa melihat siapa yang berbicara. Jika yang memberi pernyataan adalah orang yang cerdas dan sangat berkualitas, saya pasti akan serius menanggapi. Tapi kalau hanya orang yang dinaikkan karena modal nama Bapaknya, ya Maaf..

Gak ada bedanya saat saya mendengarkan ocehan orang gila di pinggir jalan sambil sibuk mengatur kendaraan dalam halusinasinya.

Yang jelas, Sumbar lebih Pancasila dari PDIP.

(By Iwan Balaoe, putra Minang)
Kenapa PDIP gak bisa menang di Sumbar? Sumbar itu unik, mereka punya falsafah yang terasah karena pengalaman. "Alun...
Dikirim oleh Iwan Balaoe pada Rabu, 02 September 2020