Prabowo Tanam Singkong, Bagi Yang Paham Pertanian dan Industri Ini Langkah Strategis


PRABOWO TANAM SINGKONG

Bagi orang-orang yang paham pertanian, penanaman Singkong pada lahan seluas puluhan hingga ratusan ribu hektar berarti 1 hal, yaitu INDUSTRI (pada komoditi lain masih bisa sebatas BUDIDAYA). Maka hilanglah kesan 'kesederhanaan' dari Singkong.

Karena tidak dapat disimpan lama seperti PADI, KEDELE dan JAGUNG, penanaman Singkong dalam skala besar seperit di lahan food estate Kalimantan mengharuskan adanya industri lanjutan, yaitu industri pengolahan Singkong. Misalnya Pabrik TAPIOKA. Kemudian akan muncul Industri Pengepakan, Industri Pergudangan, Industri Pengangkutan dan seterusnya.

Selain itu, di lahan penanaman Singkong dimungkinkan adanya PETERNAKAN (karena DARAT bukan Sawah) bertepatan DAUN SINGKONG adalah pakan ternak yang baik (sapi). Dalam skala luasan hinga ratusan ribu hektar, peternakan Sapi pun akan mengharuskan adanya industri lanjutan. Misalnya, Pemotongan, Pengemasan, Penyimpanan (cold storage) dan pastinya Armada Angkutan untuk distribusi dan pengiriman. Dan, mari kita bayangkan, berapa juta lapangan kerja baru yang akan tercipta?

Sekedar info, Indonesia impor Tepung Tapioka 500.000 Ton dan impor Singkong yang konon hampir mencapai 1juta ton (data tahun 2017).

Inilah langkah yang SANGAT STRATEGIS dan sangat berarti dari seorang Prabowo. Seorang mantan prajurit berprestasi dan pernah menjadi salah satu jajaran perwira terbaik yang pernah dimiliki oleh TNI AD untuk bangsa dan rakyatnya.

Singkong adalah Kesederhanaan Cinta seorang PRABOWO SUBIANTO untuk bangsa dan rakyatnya.

(AS Kencana)