"Harta Tahta Wanita"


Harta - Tahta - Wanita

"Le, hidup itu urusannya kan tiga: harta, tahta, wanita.

Selama tiga hal itu tidak Allâh berikan batasannya, maka kejarlah sampai maksimal." Pesan beliau di penghujung gigitan bebek goreng mbok klumpuk.

"Maksimalkan bagaimana, Ketua?" Tanyaku.

"Ya selama Allâh tidak memberi batasan, lanjutkan terus,

Pada harta, apakah Allâh melarangmu mempunyai uang 1 miliar? Apakah Allâh melarangmu mempunyai harta senilai 1 triliun? Tidak kan, maka ya kejarlah harta yang banyak, uang yang banyak...

Pada tahta, apakah Allâh melarangmu mengejar jabatan? Apakah Allâh melarang mendirikan partai untuk mendapatkan jabatan ini dan itu? Tidak kan, ya makanya kejarlah, usahakan sampai dapat, itu operasi kita menuju kekuasaan, menuju peran kemaslahatan...

Pada Wanita..." Tiba-tiba beliau diam, seperti ada beban berat saat mau mengutarakannya..

Nafas panjang ditariknya, dihembuskan perlahan, menyelesaikan kunyahan Bebek Goreng yang sambalnya pedas tapi tidak menyakiti lidah, kemudian beliau lanjutkan kalimatnya,

".... Pada wanita, apakah ada batasannya? Tidak ada, hanya saja porsinya sekali waktu ya maksimal 4, itu, jika misal berkurang satu karena mati atau cerai, nambah lagi, ya bisa...

Cuma ya, dalam mengejar tiga hal tersebut, harus mengikuti SOP nya, peraturan dari Allâh."

***

Demikian Taujih Kultural Ketua DPW Gelora DIY Pak Zuhrif Hudaya, dengan banyak penyesuaian dan penambahan dialog XD.

(By Ale Ikhwan Jumali)

"Le, hidup itu urusannya kan tiga: harta, tahta, wanita. Selama tiga hal itu tidak Allâh berikan batasannya, maka...
Dikirim oleh Ale Ikhwan Jumali pada Selasa, 22 September 2020