Siti Ayu: Jatuh Cintaku yang Telambat pada Tokoh-tokoh Muslim


Jatuh Cintaku yang Telambat

By Siti Ayu Ahmad

Tokoh² barat yang aku kagumi itu Leonardo Da Vinci, Graham Bel, Albert Esntein. Dan masih masih lagi tokoh² atau ilmuan² yang buat kegamumanku sampai over, rata² adalah orang Barat.

Tidak ada satupun tokoh Islam yang aku kagumi selain Rasulullah saw. Itu juga ya, karena umat Islam diharuskan mencintai Nabi. Jadi kalau mau dibilang cintaku hanya gombalan semata. Tidak 100%.

Dari kecil lebih tepatnya SD kelas 3, buku yang aku baca pertamakali yaitu tentang bangsa Mongol. Dan ini benar² serius aku baca sampai selesai 300 halaman. Bagimana mereka hidup, cara pakaian, budaya, dan semua tentang mereka.

Kenapa aku serius bacanya karena pertama kali dalam hidupku baru tahu kalau ada manusia yang hidup dibelahan dunia sana dengan cara yang seperti ini.

Setelah itu kecintaanku pada buku-buku semakin menjadi². aku menghabiskan buku² Ensiklopedia, Teknik, Perbintangan, Navigasi, dll. Yang dimana semua itu nama² didalamnya adalah orang Barat. Tidak ada satupun nama Islam disana.

Di tambah tontonan yang paling seru adalah film barat, semua genre film yang aku senangi ada disana seperti action, Sc-Fi, adventure, fantasy, westren, thriller, war, animasi, documenter, biografi, dan masih banyak lagi. Semua ini dikemas dengan sangat baik yang mampu membuat seseorang menjadi candu.

Sampai pada saat, aku memaksa nenekku untuk belikan buku pintar dan kamus bahasa Inggris sebagai hadiah dari prestasi karena naik kelas pakai rengking. Disana baru aku mendapatkan satu nama Islam diantara nama tokoh² barat yang berpengaruh yaitu Muhammad SAW peringkat pertama dari 100 tokoh yang berpengaruh ditulis oleh Michal Hart.

Jujur pas baca buku ini aku benar² bangga jadi seorang muslim. Berdiri sambil tepuk² tangan sendiri, kayak orang gila. Tapi itulah ekspresi aku saat itu.

Tapi, tetap kagum sama dunia barat. Tidak heran sih karena saat ini aku hidup di masa kejayaan barat, dan semuanya berkiblat ke barat dari cara berpakaian, bahasa, makanan, minuman, arsitek, dan masih banyak lagi dari mereka yang aku kagumi dan tentunya muncul hasrat untuk meniru.

So, Islam hanya label. Pergi ngaji hanya sebatas rutinitas yang harus dilakukan saat SD, setelah SMP sudah tidak dilakukan, apalagi pas SMA. Sholat hanya sekedar menggugurkan kewajiban.

Pokoknya benar² jauh dari Islam. Dulu saya MTs ya pasti belajarnya Islam lah. Tapi semua itu dipelajari hanya untuk dapat rengking saja, yang penting lulus. Setelah itu ya udah...

Sampai pada saat aku tau bahwa kaum muslimin jauh lebih hebat dibandingkan tokoh² barat, dari buku bacaan yang aku dapatkan. Membuat rasa banggaku menjadi seorang muslim kembali muncul.

Saat aku baca tentang:

1. Ibnu Sina aku terpaku pada dua karyanya yang paling berpengaruh adalah ensiklopedia filsafat Kitab al-Shifa’ (The Book of Healing) dan The Canon of Medicine. Keduanya kini dipakai sebagai standar ilmu medis di seluruh dunia.

Ya Allah orang barat yang dibilang hebat dunia medisnya ternyata karena sembangsih umat Islam didalamnya.

2. Al Zahrawi membuatku kagum luar biasa pas tau kalau beliaulah yang memberi sumbangsih terbesar dalam dunia pembedahan. Bukunya yang paling terkenal At-Tasrif liman Ajiza an at-Ta'lif yang menjadi rujukan dokter hingga sekarang. Di dalamnya, Al Zahrawi menuliskan hal-hal yang terkait dengan bedah, penyakit, dan temuan-temuannya berupa alat kedokteran.

Ya Allah selama ini aku dimana? tidak tahu hal sebesar ini.

3. Al-Khawarizmi adalah ahli matematika Islam yang dikenal sebagai penemu aljabar. Selain itu, ilmuwan asal Persia ini juga menemukan algoritma dan sistem penomoran. Al-Khawarizmi juga dikenal ahli di berbagai bidang, seperti astrologi dan astronomi. Penemu angka nol. OMG, dia memainkan peran sangat penting dalam kecanggihan teknologi saat ini.

Hampir mau jatuh pingsang pas baca ini. Sungguh diluar bayangan.

Dan masih banyak lagi ilmuan Islam yang tidak bisa kusebutkan satu per satu. Pada intinya mereka semua luar biasa.

Yang lebih hebatnya lagi. Mereka semua adalah manusia normal yang tidak mengalami gangguan mental atau kelainan seperti yang biasa kita ketahui bahwa kebanyakan orang pintar itu karena dia mengalami kelainan misalnya autis, disleksia, dll.

Betapa kagumnya aku, bahwa menjadi seorang yang cerdas itu tidak mesti dia mengalami kelainan psikologi seperti Albert Enstaein, Nicola Tesla, Leonardo Da Vinci, bahkan bapak fisikawan modern Stephen Hawking.

Hal ini jauh berbeda dengan ilmuam kaum muslimin, mereka adalah orang-orang hebat yang sangat taat pada agama. Paling dekat dengan Al-Quran, mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari dunia dan seisinya.

Tentunya siapa saja bisa seperti mereka, bukan hanya sekedar kagum membanggakan diri karena mereka saudara kita sampai gigit jari hingga putus. Tapi bagaimana kita menghargai mereka dengan melanjutkan karya-karya dan tidak membiarkan orang lain mencuri dan mengembangkan ilmu mereka untuk kejahatan.

Apa masih tetap kagum sama barat?

Jelas TIDAK !!!

Dulu ragaku adalah muslim tapi jiwaku milik barat. Tapi kini, jiwa dan ragaku adalah milik agamaku.

Inilah jatuh cintaku yang terlambat. So, kalian yang baca jangan sampai terlambat. Cepat membenah setiap ragu pada hati , dengan mencari segala sesuatu yang dapat menentramkannya dan memuaskan akal.

Karena percuma jika kalian hanya tahu bahwa islam sangat hebat, tapi pemikiran kalian masih barat.

Maka jiwa kalian pasti milik barat.

Allahualam Bisswab

(By: Siti Ay Ahmad)
"Jatuh cintaku yang telambat" Tokoh² barat yang aku kagumi itu Leonardo Da Vinci, Graham Bel, Albert Esntein. Dan masih...
Dikirim oleh Siti Ayu Ahmad pada Rabu, 12 Agustus 2020
loading...