Pesan Menohok Anak Buah Anies Baswedan ke Ike Muti, Jangan Cari Popularitas dengan Mendiskreditkan Satu Lembaga


[PORTAL-ISLAM.ID]  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengecam keras pernyataan aktris Ike Muti yang menyebut dirinya diminta untuk menghapus unggahan foto dirinya bersama Presiden Joko Widodo supaya bisa bergabung dalam sebuah proyek Pemda DKI.

Pesohor itu oleh Pemprov DKI dianggap menyebarkan berita bohong dengan mencatut nama Pemda DKI. Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Yayan Yuhana pun memberi pesan menohok kepada Ike.

"Jangan mencari popularitas dengan mendiskreditkan satu lembaga apalagi ini dibenturkan kepada pak Presiden," kata Yayan saat dikonfirmasi AKURAT.CO Sabtu (1/8/2020).

Yayan menegaskan, ketika mencatut nama lembaga atau instansi ke dalam ruang publik perlu pertimbangan matang. Jangan sampai pernyataan itu justru merugikan pihak lain. Ike kata Yayan seharusnya sudah memikirkan konsekuensi atas pernyataannya tersebut.

"Ketika nama lembaga itu diupload dengan data yang tidak benar ya ada konsekuensinya," tegasnya.

Pemprov DKI sejauh ini masih menunggu klarifikasi Ike soal unggahannya yang sudah viral di media sosial itu. Ike diberi waktu selama 2 x 24 jam sejak somasi itu dilayangkan pada Jumat (31/7/2020) kemarin.

"Muda-mudahan sih yang bersangkutan ada pernyataan. Diminta klarifikasinya aja biar jangan salah presepsi," tuntasnya.

Berikut tulisan Ike yang disoal Pemprov DKI karena di anggap menyebarkan bohong:


[Sumber: Akurat]

loading...