Pola Makanan Sehat yang Islami


Pola Makanan Sehat yang Islami

Oleh: dr. Amrizal Zuhdy*

Pola makanan sehat yang Islami sangat dianjurkan karena memiliki manfaat besar untuk kesehatan tubuh. Dalam agama Islam tata cara untuk makan serta jenis-jenis makanan halal telah diatur dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Sehingga setiap umat Islam yang menerapkannya niscaya akan terpelihara kesehatannya. Salah satu anjuran sunnah ialah memakan tujuh butir kurma setiap harinya.

Menurut penjelasan sebuah hadits, memakan kurma sebanyak tujuh butir maka bisa menjauhkan seseorang dari penyakit berbahaya dan juga sihir. Sementara menurut penelitian ilmiah, konsumsi kurma sangat baik untuk kesehatan pencernaan serta menjaga tubuh memperoleh asupan gizi seimbang. Mengingat kurma mengandung mineral, zat besi dan juga vitamin.

Selain itu, aturan dalam agama Islam menganjurkan untuk mengisi lambung dengan tiga bagian yaitu 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk air atau minuman dan 1/3 bagian harus dikosongkan untuk udara. Anda juga dianjurkan untuk segera berhenti makan sebelum merasa kenyang, artinya tidak dianjurkan untuk makan secara berlebihan hingga merasa sangat kenyang.

Pola Makan yang Menyehatkan dari Rasullulah

Rasullulah SAW merupakan suri tauladan yang baik, termasuk dalam pemberian contoh pola makanan sehat yang Islami, yaitu sebagai berikut:

1. Memadukan Kurma dengan Buah

Jika saat ini Anda sudah mengenal infused water misalnya kurma dengan semangka, pada zaman Rasul juga sudah dicontohkan. Kombinasi antara kurma dengan buah seperti semangka, mentimun, ataupun buah lainnya memang sangat bermanfaat untuk tubuh. Kandungan vitamin pada buah serta kurma bisa mencukupi kebutuhan gizi harian sehingga tubuh lebih sehat.

2. Konsumsi Rimpang-Rimpangan

Rimpang seperti jahe, kunyit, temulawak, dan lain sebagainya merupakan tanaman herbal yang bisa sekaligus menjadi bahan pengobatan alami. Mengonsumsi hasil olahan minuman dari rimpang-rimpangan dipercaya bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Salah satu minuman yang bermanfaat ialah rebusan jahe. Minuman tersebut selain bisa menghangatkan tubuh, juga sangat ampuh untuk mengatasi demam serta batuk pilek.

3. Makan Aneka Sayur yang Direbus

Anjuran memakan sayuran yang sudah direbus seperti kentang, wortel, kol, brokoli, dan lain sebagainya akan membantu proses penyembuhan orang yang sedang sakit. Konsumsi sayuran rebus juga lebih sehat jika dibanding dengan sayuran yang diolah dengan cara digoreng dengan minyak ataupun memasaknya menggunakan santan.

4. Tidak Mencampur Olahan Ikan dengan Susu

Rasullulah telah mencontohkan untuk hidup sehat, beliau tidak pernah mencampurkan olahan berbahan ikan, telur ataupun daging dengan susu serta olahan masam seperti yogurt. Sebab jika olahan tersebut dicampurkan maka bisa menimbulkan masalah penggumpalan dan menyebabkan masalah pada organ pencernaan.

5. Rajin Konsumsi Madu

Madu sudah ada sejak zaman nabi dimana Rasulullah menganjurkan untuk konsumsi madu yang dicampurkan dengan air untuk membersihkan air liur dan pencernaan. Madu juga dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung anti oksidan sangat tinggi. Ketika sedang sakit, madu juga bisa digunakan sebagai obat seperti pereda demam, mengobati luka atau sariawan dan lain sebagainya.

Adab-Adab Makan Sesuai dengan Ajaran Islam

Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan bagaimana adab makan yang benar yaitu sebagai berikut:

1. Membaca Basmalah

Sebelum makan hendaknya diawali dengan membaca basmalah terlebih dahulu. Dengan menyebut nama Allah niscaya makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan menjadi berkah dan semakin menyehatkan.

2. Duduk Tegap

Posisi ketika makan harus duduk dengan tegap dan tidak disarankan untuk bersAndar. Hindari makan dengan cara berdiri, karena posisi tersebut akan menghalangi makanan untuk bisa masuk ke dalam lambung dengan sempurna.

3. Gunakan Tangan Kanan

Rasullulah SAW mewajibkan setiap umatnya untuk makan dengan tangan kanan. Sebab jika Anda makan dengan tangan kiri maka makanan tersebut menjadi makanan setan. Sebelum makan, pastikan tangan Anda sudah bersih dengan cara mencucinya terlebih dahulu.

4. Tidak Banyak Bicara Saat Makan

Ketika sedang makan hendaknya Anda tidak banyak bicara. Selesaikan menyantap makanan Anda terlebih dahulu baru Anda melanjutkan pembicaraan. Selain itu Anda juga disunnahkan untuk makan secara bersama-sama untuk mempererat persaudaraan.

5. Membaca Hamdalah

Jika Anda telah selesai menyantap makanan maka hendaknya mengakhirinya dengan bacaan hamdalah. Pastikan pula tidak ada satupun makanan yang tersisa di piring agar barokah pada makanan tersebut turun pada diri Anda.

Apa pun makanan yang Anda santap harus selalu halal dan termasuk makanan sehat. Hindari makanan yang haram dan tidak menyehatkan karena tidak akan memberikan manfaat bagi tubuh. Ketahui pola makanan sehat yang Islami agar Anda semakin sehat.

____
*Penulis: Dr. Amrizal Zuhdy, dokter medis yang mengabdi di salah satu puskesmas di Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, juga aktif berbagi informasi kesehatan melalui blog pribadi DrZuhdy.com dan PenyakitJantung.id.