Kunjungi MPR, Partai Gelora Usul Pilpres dan Pileg Dipisah


[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Pengurus Partai Gelora yang dipimpin Ketua Umum Anis Matta mendatangi Kompleks Parlemen Senayan. Kedatangannya beserta beberapa elite partai tersebut, dikhususkan untuk menemui Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian safari politik Anis Matta dalam memperkenalkan Partai Gelora setelah sebelumnya datang ke Istana Negara menemui Presiden Joko Widodo pada Senin (20/7/2020).

Dalam kunjungannya, Anis sekaligus memberikan masukan kepada Bamsoet terkait Rancangan Undang-Undang Pemilu yang kini masih dibahas oleh DPR.

Ia mengusulkan agar dalam RUU Pemilu dapat turut mengatur soal pelaksanaan pemilu legislatif dan eksekutif.

"Salah satu yang kami usulkan pada kesempatan ini supaya ada pemisahan antara pemilu legislatif dan eksekutif (pilpres). Untuk mengurangi beban ya supaya tidak sekaligus pada pemilu yang akan datang dan mengurangi jumlah korban seperti yang terjadi pada pemilu 2019 yang lalu," ujar Anis, Kamis (23/7/2020).

Selain itu, Anis mengatakan dalam pertemuannya dengan Bamsoet, ia juga membahas mengenai krisis yang tengah melanda Indonesia akibat pandemi Covid-19.

"Tadi kita ngobrol banyak soal krisis yang sekarang menimpa negeri kita ini," kata Anies.

Ketua MPR Berharap Partai Gelora 2024 Masuk Senayan dan Jadi Harapan Baru


Ketua MPR Bambang Soesatyo mendoakan agar Partai Gelora dapat memiliki perwakilan di Parlemen Senayan pada tahun 2024 mendatang. Diketahui, partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah itu bakal mengikuti Pemilu untuk pertama kali sejak partai tersebut berdiri pada 2024.

Harapan politikus Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu disampaikan langsung di hadapan Ketua Umun Partai Gelora Anis Matta yang baru saja selesai mengunjungi Bamsoet di Gedung DPR/MPR.

"Saya berharap Gelora bisa memberikan angin segar, darah segar, bagi dunia perpolitikan di Tanah Air atau di Indonesia. Sehingga saya berharap Gelora (pada) 2024 bakal masuk Senayan dan menjadi harapan baru rakyat Indonesia," kata Bamsoet, Kamis (23/7/2020).

"Sesuai slogannya, arah baru Indonesia. Mudah-mudahan Gelora bisa arah baru, angin segar baru, bagi perpolitikan di Tanah Air," sambung Bamsoet.

Sumber: Suara.com (1,2)