Koalisi Mantap! PKS-PDIP Usung Selly-Manan di Pilkada Kota Mataram


[PORTAL-ISLAM.ID]  MATARAM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi berkoalisi di Pilkada Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Koalisi PKS-PDIP di Pilkada Kota Mataram 2020 ini mengusung pasangan Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan.

Putu Selly Andayani (sebagai calon Walikota Mataram) merupakan istri dari Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat. Sementara TGH Abdul Manan (sebagai calon Wakil Walikota Mataram) merupakan Ketua MUI Kota Mataram.

Pasangan Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan saat ini menjadi satu-satunya pasangan bakal calon yang sudah fix dukungan partai pengusung.

DPP PKS sudah menerbitkan SK untuk Selly-Manan pada 13 Maret 2020, SK DPP PKS nomor: 029/SKEP/DPP-PKS/2020 tentang calon Walikota dan Wakil Walikota di Pilkada Mataram 2020.

Sementara DPP PDIP telah menerbitkan SK lebih dahulu untuk pasangan ini pada Februari.

Dari komposisi kursi, PDIP-PKS sudah bisa mengantar Selly-Manan melenggang mendaftar ke KPUD Kota Mataram mendatang. PDIP dan PKS sama-sama memiliki 5 kursi di DPRD. Dengan jumlah 10 kursi, PDIP-PKS sudah memenuhi syarat minimal 8 kursi.

PDIP dan PKS Mulai Panaskan Mesin


PDIP dan PKS mulai memanaskan mesin partai menyambut pemilihan wali kota Mataram 9 Desember 2020. Menyusul tuntasnya SK calon kepala daerah, kedua partai mulai menguatkan komitmen dan membangun kesepahaman untuk memenangkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Mataram Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan.

Pertemuan resmi pertama PDIP dan PKS untuk pilkada Kota Mataram tersebut digelar pada Selama malam (23/6/2020). Kali ini yang bertindak sebagai sahibulbait adalah PKS Kota Mataram. Selain bakal calon wali kota dan wakil wali kota, hadir pula Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat bersama sejumlah fungsionaris DPD dan DPC PDIP Kota Mataram.

Sedangkan dari PKS, hadir anggota pleno DPD terdiri dari struktur inti, ketua fraksi PKS DPRD Kota Mataram, serta Ketua DPD PKS Mataram Ahmad Jafri.

“Pasangan Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan, siap berjuang bersama rakyat,” kata Rachmat Hidayat terkait kesiapan kandidat pertama yang telah mengantongi tiket menuju Pilkada Kota Mataram ini.

Di tempat yang sama, bakal calon Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani mengatakan, pertemuan tersebut merupakan langkah PKS dan PDIP untuk menyamakan persepsi dengan calon kepala daerah yang sudah memperoleh mandat partai.

“Pertemuan ini lebih pada kesiapan partai dan pasangan calon untuk mendaftar ke KPU Mataram,” kata Selly.

Penjabat Wali Kota Mataram tahun 2015 tersebut menegaskan, dirinya dan TGH Abdul Manan telah siap lahir batin. “Kalau memang besok KPU sudah buka pendaftaran, insya allah saya dan pak TGH Manan akan daftar, tapi kan belum,” katanya.

Karena itu, kerja-kerja partai dan tim pemenangan dimulai dengan membangun kesapahaman parpol pengusung dan calon kepala daerah terlebih dahulu.

Selly menegaskan, pertemuan resmi kali pertama tersebut akan terus berlanjut sambil mempersiapkan tim pemenangan yang solid antar kedua parpol. Ia menegaskan jika koalisi PKS dan PDIP sudah lebih dari cukup untuk mengusung kandidat.

“Sementara, cukup dua parpol saja. Kalau pemenangan pemilukada nanti itu urusan masing-masing ketua partai. Pastinya, pertemuan intensif akan terus kita lakukan,” kata birokrat Pemprov NTB yang terkenal kaya inovasi ini.


Sebelumnya Ketua Pemenangan Wilayah PKS NTB Zulkieflimansyah yang juga Gubernur NTB itu sudah pula menyosialisasikan arah dukungan DPP PKS di Pilkada Mataram pada saat dirinya turun menyerahkan paket bantuan pada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Pamotan, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram pada Ahad (14/6) petang lalu.

“Insya Allah selaku ketua tim pemenangan pemilu PKS NTB, saya akan turun langsung untuk memenangkan para calon kepala daerah yang diusung PKS,” kata Zul.

“Jadi turunnya saya juga ada waktunya. Pokoknya tunggu saja,” tegas orang nomor satu di NTB ini melanjutkan.

Dia menegaskan, pokoknya, koalisi PKS dan PDIP itu unik. Karena dua parpol ini memang punya basis massa masing-masing. “Sehingga, dalam memenangkanya sangat enak,” kata Gubernur.

Sumber: LombokPost