INNALILLAHI... Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19


[PORTAL-ISLAM.ID]  Surabaya - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Timur, Mohammad Rudy Ermawan Yulianto meninggal COVID-19. Lalu bagaimana kondisi kantor Bappeda Jatim di Jalan Pahlawan sepeninggal almarhum saat ini?

Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono menjelaskan bahwa ada 21 pegawai Bappeda Jatim yang positif COVID-19 dari hasil swab PCR.

"Ada 21 di Bappeda yang positif Corona," kata Heru di Surabaya, Rabu (15/7/2020).

Untuk sementara, lanjut Heru, jam kerja pegawai di Bappeda bergantian. Yakni satu hari work from home (WFH), satu hari masuk di kantor.

Sementara untuk posisi almarhum, jelas Heru, akan diganti oleh Pelaksana Harian (Plh). Namun untuk namanya, Heru belum membocorkannya.

"Untuk sementara, di Bappeda nanti Plh-nya untuk pelaksananya," tambahnya.

Sebelumnya, Rudy meninggal selain terpapar COVID-19 juga memiliki riwayat penyakit penyerta. Yakni hipertensi, jantung dan diabetes.

Rudy diketahui mulai dirawat di RS Darmo pada tanggal 5-7 Juli 2020 dan kemudian dirujuk untuk mendapatkan perawatan intensif ke RSUD Dr Soetomo. Hingga mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 19.56 WIB.

"Sebelum meninggal sudah koma sejak tanggal 7 Juli lalu. Punya hipertensi, jantung dan diabetes. Kita doakan yang terbaik kepada beliau," pungkasnya.

(Almarhum Mohammad Rudy Ermawan Yulianto)

Khofifah menjelaskan, almarhum yang juga mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya ini diketahui terpapar COVID-19 setelah mengantarkan sang ayah yang sedang berobat. Setelah di-swab, ternyata sang ayah positif COVID-19.

Gubernur Khofifah mengucapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam. Ia menyampaikan, almarhum adalah salah satu ASN terbaik yang dimiliki Pemprov Jatim. Almarhum juga berperan aktif menangani COVID-19 di Jawa Timur, seiring masuknya almarhum dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim.

Sang ayah diketahui meninggal dunia sepuluh hari yang lalu. Almarhum Rudy kemudian menjalani tes swab dan terdeteksi positif COVID-19.

Sumber: detikcom

Baca juga :