VAKSIN COVID-19 MADE IN INDONESIA?


VAKSIN COVID-19 MADE IN INDONESIA?

Belajar dari kasus Flu Burung 2004, jika kita mau memilih opsi perdamaian dengan corona dengan cara vaksinasi, maka saya sangat setuju dengan usul mantan Menkes Bu Siti Fadhilah agar Indonesia produksi vaksin sendiri yang dikembangkan dari sample virus yang kita temukan di Indonesia juga.

Meski Pak Joko juga mengatakan akan mendukung pengembangan vaksin secara lokal, tapi sepertinya kita harus lebih mendengarkan apa yang beliau lakukan daripada apa yang beliau ucapkan. Saya belum melihat upaya ALL OUT Pak Joko soal pengembangan vaksin lokal ini.

Dalam hal pengembangan vaksin covid-19, menurut saya saat ini kita seolah berdiri di 2 kaki. Saat ini program yang kita lakukan:

• Membentuk konsorsium pengembangan vaksin covid-19 lokal yang terdiri dari BUMN Biofarma, Lembaga Biologi Molekul Eijkman, Litbangkes Depkes, beberapa universitas dll.

• Tapi kita melalui Biofarma juga menjalin kerjasama dengan Sinovac dari China yang juga sedang mengembangkan vaksin covid-19.

• Kita juga melalui Biofarma menjalin kerjasama dengan program CEPI (Coalition for Epidemik Preparedness Innovation) dukungan Bill Gates yang juga sedang kembangkan vaksin covid-19.

Melihat lambatnya respon Indonesia terhadap wabah covid-19, yang dalam hal pengembangan vaksin covid-19 juga kalah start, kalah cepat dan kalah dalam hal pendanaan dibanding China & Barat maka besar kemungkinan kita hanya akan jadi pembeli vaksin China atau CEPI.

Negara-negara yang pemerintahannya sigap dan dari awal menganggap serius ancaman wabah covid-19 seperti Vietnam atau New Zealand mungkin tidak perlu vaksin dan bisa mengalahkan corona tanpa vaksin.

(Ibnu Zaini Atmasan)

Baca juga :