GELORA PARTAI INKLUSIF


INKLUSIF

Diantara salah satu karakter sebuah partai politik mestinya inklusif. Terbuka. Membuka komunikasi, silaturahim, kerjasama, kolaborasi dengan siapa saja, elemen mana saja. Selama yang diperjuangkan adalah sama, menjadikan Indonesia lebih bermartabat di dunia.

Terbuka untuk siapa saja, dari suku, ras, agama mana saja. Selama yang dicitakan sama, menjadikan Indonesia kekuatan 5 besar dunia.

Terbuka untuk mengkritik dan dikritisi oleh siapa saja. Tidak ada tempat baper dalam berpolitik, karena berjuang melalui partai politik adalah scientific, bisa dihitung, rasional.

Mengapa partai politik? Bukankah sudah bejibun partai justru tidak mensejahterakan rakyat? Toh, ujungnya tetap saja ambisi kekuasaan? Kenapa berpisah dan terpecah-pecah partai islam, kenapa tidak bersatu, bikin umat bingung?

Akan ada buaanyaaaakkk lontaran pertanyaan yang sejenis. Ya tidak apa-apa, wong bertanya. Ini negara berdaulat, rakyat yang berdulat, mestinya rakyat bebas bicara dan berpendapat.

Partai Gelombang Rakyat Indonesia hadir tidak karena bersebab sakit hati atau apapun yang serupa. Karena segala cita-cita yang diawali dengan kecewa akan berujung keterpurukan. Gelora hadir dengan narasi besar membangun Indonesia dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan seluruh anak bangsa.

Sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia penuh dengan jiwa patriotik dan kepahlawanan. Para founding fathers yang memiliki jiwa besar. Dari kerajaan Sriwijaya, Tidore, Mataram, Mojopahit dan kerajaan kecil lainnya semua sepakat untuk bersatu, menyatukan dan melebur menjadi Indonesia. Hingga Indonesia merdeka dan kini telah hampir 75 tahun usianya.

Namun Indonesia yang dicitakan sebagai negara yang berkemajuan, terjadi banyak disorientasi bangsa. Kompas dalam membangun bangsa besar ini terus bergeser dari ruh perjuangan para founding fathers dahulu.

Maka Gelora menawarkan ide gagasan besar dalam membangun kembali orientasi dan kompas roadmap membangun Indonesia. Sebuah visi menjadikan Indonesia kekuatan 5 besar dunia bukan utopia. Karena semua faktor resource untuk membangun bangsa ini telah tersedia. Namun di lain pihak, justru Indonesia saat ini ada titik lemah yang teramat parah, yakni krisis kepemimpinan di semua level. Dan inilah yang harus digagas bersama, dan partai politik adalah sarana yang tepat untuk melahirkan estafeta pemimpin bangsa.

Untuk melahirkan kepemimpinan ini, Gelora mempunyai bidang Kaderisasi dengan program Akademi Manusia Indonesia (AMI) dan Akademi Pemimpin Indonesia (API). Sebagai parpol, kaderisasi adalah ruh dari estafeta dalam menjaga platform dan cita-cita partai. Dengan konsep dan pendekatan kurikulum berbasis out come, bukan out put, maka diharapkan muncul karakter anak bangsa yang religius, nasionalis, demokratis dan berwawasan kebangsaan yang luas dan global. Tanpa perlu adanya penjenjangan kader, maka harapannya semua yang bergabung adalah para jiwa-jiwa berkarakter leader.

Mari bersama menggelorakan cita-cita bangsa, menjadi pribadi yang berorientasi pada kontribusi kebaikan, bersiap membangun kolaborasi bersama dalam kebhinnekaan menuju Indonesia lebih berkemajuan.

04 Juni 2020

(By Fahima Indrawati)

Baca juga :