Gara-gara Arief Poyuono, #TenggelamkanGerindra Trending


[PORTAL-ISLAM.ID Netizen media sosial Twitter merespons ucapan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono yang menyinggung isu Partai Komunis Indonesia (PKI). Tagar #TenggelamkanGerindra jadi trending.

Poyuono sebelumnya dalam video menyatakan isu kebangkitan PKI adalah bohong alias hoax. Menurut dia, isu PKI ini juga sebagai upaya mendelegitimasi Jokowi.

Poyuono pun menyebut yang memainkan isu PKI adalah kadrun atau kadal gurun. Kadrun merupakan istilah polarisasi politik untuk kelompok masyarakat terutama Umat Islam yang aktif mengkritik pemerintahan Jokowi.

Terkait itu, netizen bereaksi dengan ikut mencecar Gerindra. #TenggelamkanGerindra jadi trending di Twitter sejak tadi malam, Selasa, 16 Juni 2020.

"Ini orang @Gerindra kan? Kalo dia buat pernyataan spt ini pantaslah kalo ada #TenggelamkanGerindra," tulis akun @Naolivia_ yang memposting video pernyataan Arief Poyuono.

"Gegara Fransiscus Xaverius Poyuono buka kartu ke-PKI-annya tetiba tagar #TenggelamkanGerindra rame di twitter. Menurut saya ini bagus. Memang semestinya PKI jangan dikasih ampun. Gmn menurut kamu?" kicau akun @AnginLa49997994.

Jadi sasaran bully massal, Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan bahwa pernyataan Waketum Arief Poyuono tidak mewakili Partai Gerindra.

"Sebagai Jubir Partai Gerindra saya tegaskan bahwa pernyataan dari Arief Poyuono tidak mewakili Partai @Gerindra, apapun dia bilang jangan kaitkan dengan kami," kata @habiburokhman.

Namun bantahan ini dibalas telak netizin.

"Kalo yg ngomong penjual Bakso Keliling kami bisa terima tapi ini yg ngomong seorg WAKETUM @Gerindra, terlepas kapasitas dia sebagai apapun tapi yg melekat dlm perspektif RAKYAT dia adalah Bagian dr Partai GERINDRA dimana ketuanya adalah @prabowo," ujar akun @Kaca67890.


Baca juga :