Penuh Misteri... Warga Tidak Mengenal M Nuh, Pengusaha Jambi yang Menangkan Lelang Motor Jokowi Rp 2,5M Saat Konser BPIP


[PORTAL-ISLAM.ID] JAMBI - Kemunculan nama M Nuh sebagai pemenang lelang sepeda motor listrik yang pernah dijajal Presiden Joko Widodo (Jokowi) bikin heboh. Bukan cuma harga fantastis mencapai Rp2,550 miliar saja, tapi juga membuat warga Kampung Manggis Kota Jambi bertanya-tanya.

Pasalnya, tidak ada yang tahu siapa M Nuh, pengusaha asal Kampung Manggis yang memenangkan lelang tersebut.

Seperti diketahui, Konser amal penggalangan dana yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), MPR, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada Minggu malam (17/5), disebutkan berhasil mengumpulkan dana Rp 4 Miliar.

Dari total Rp 4 Miliar, sebesar Rp 2,5 Miliar disumbang oleh hasil lelang sepeda motor Jokowi yang dimenangkan oleh pengusaha bernama M Nuh yang mengaku dari Kampung Manggis Kota Jambi.

Tribunjambi.com menelusuri kawasan Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Kota Jambi, Senin (18/5/2020). Dari sejumlah warga yang Tribunjambi.com tanyai, tidak ada yang mengenal pengusaha bernama M Nuh.

"Dapat sayo kabar, ado orang namonyo M Nuh, menangkan lelang motor dari Jokowi, tapi dak tau sayo siapo M Nuh ini," kata Sayuti, satu di antara warga yang sudah tinggal di Kampung Manggis sejak 1986 silam.

Bukan hanya warga, ketua RT setempat yang ditanyai pun mengaku tidak dapat memprediksi siapa M Nuh. Dari informasi yang didapat, ada beberapa warga Kampung Manggis yang bernama M Nuh, namun tidak ada yang bekerja sebagai pengusaha, apa lagi dengan aset di atas Rp2,550 miliar.

Satu di antaranya Ibrahim Hasan, ketua RT 20 Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam menyebut ada warganya yang bernama M Nuh, namun sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh.

"Beberapa tadi sudah ada yang tanya saya karena dapat berita itu. Setelah saya cek, fotonya tidak ada, informasi alamat lengkapnya tidak ada, jadi mengambang (tidak jelas) ini siapa. Tapi dia mengatasnamakan orang Kampung Manggis," timpalnya.

Untuk diketahui, ada beberapa RT yang termasuk dalam kawasan Kampung Manggis yang terbagi dalam Kampung Manggis Atas dan Kampung Manggis Bawah.

Adapun di Kampung Manggis Atas, ada dua RT, yaitu RT 7 dan RT 17. Sedangkan di Kampung Manggis Bawah ada RT 9, RT 10, RT 19, RT 20, RT 21, dan RT 23.

Ketua Forum RT se-Kelurahan Sungai Asam, Sayyid Abdullah pun mengaku tidak tahu pengusaha bernama M Nuh yang dimaksud. Setahu dia, tidak ada pengusaha besar asal Jambi di Kampung Manggis yang bernama M Nuh.

"Tadi sudah saya tanya juga ke forum RT, tapi belum ada yang tahu pasti siapa orangnya," kata dia.

Beberapa warga yang Tribunjambi.com tanyai mengira M Nuh merupakan identitas samaran. Namun, Sayyid tidak mau menerka-nerka siapa orang yang ada di balik nama M Nuh itu.

"Nanti kalau sudah ada info, kami sampaikan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, M Nuh berhasil memenangkan lelang motor listrik bertanda tangan Jokowi pada Minggu (17/5/2020) malam. Lelang motor listrik itu putus pada angka Rp2,550 miliar.
Informasi yang berhasil Tribunjambi.com telusuri, motor listrik nasional Gesits buatan Institut Teknologi Surabaya itu diproduksi oleh Garansindo.

Motor yang harga pasarannya dibanderol sekitar Rp24 juta-an itu melonjak karena pernah dijajal dan ada bubuhan tanda tangan Jokowi. Selain itu, motor itu juga dilelang saat penggalangan dana dan konser amal untuk bantuan sosial.

Penawaran M Nuh berhasil mengalahkan tawaran pengusaha dan tokoh-tokoh lain. Sebut saja pengusaha Manado, Gabriele Mowengkang yang menawarkan harga Rp2,5 miliar, politisi PDIP Maruara Sirait Rp2,2 miliar, dan Warren Tanoe Soedibyo Rp1,550 miliar.

Acara lelang sepeda motor listrik Gesit itu dipimpin oleh Ketua MPR, Bambang Soesatyo, dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Rosan Roslani.

Acara lelang itu digelar berbarengan dengan konser yang digelar oleh MPR RI dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Lelang ini dilakukan bersamaan dengan konser virtual ‘Berbagi Kasih Bersama BIMBO'.

Sumber: TribunJambi

***

PUBLIK PUN BERTANYA-TANYA...

loading...