Turki VS Rusia di Suriah, Ibarat Mayweathwer vs Klitschko


Turki VS Rusia di Suriah, Ibarat Mayweathwer vs Klitschko

Mayweather punya kecepatan, kelincahan dia bisa kasih 10 pukulan ke Klitschko, namun Klitschko bisa bertahan lama karena dia kelas berat sedangkan Mayweather kelas terbang dimana jika Klitschko masuk upercut-nya Mayweather akan menjadi "may the feather" alias KO, begitu juga antara Turki dan Russia.

Turki ibarat petinju itu seperti Mayweather, Turki punya speed dimana mereka menggunakan senjata menengah mereka dalam perang Suriah dan counter attack Turki kemaren (membalas kematian 33 prajurit Turki) menurut laporan adalah counter attack dengan persiapan seadanya dimana tentara kurang supply, senjata berat gak pada posisi, maka Turki berjudi dengan mengeluarkan dronenya dan Alhamdulillah berhasil.

Menurut laporan dilapangan banyak tentara Turki itu kekurangan pangan sampe dikasih makan sama orang Suriah, mereka pada awal-awal panik disiram bom pesawat russia dan assad, baru setelah drone dan bantuan masuk mereka agak nyaman sedangkan Russia dan Assad sudah menyiapkan offensive ini dari lama (offensive merebut Idlib), ini terlihat dari tipe serangannya, koordinasi dsb, dimana lawan (oposisi + Turki) gak ada persiapan.

Turki jika head to head dengan Russia tanpa ada persiapan sudah bisa diprediksi akan babak belur di Idlib, mungkin Russia pada awal konflik dengan Turki kaget dengan kehebatan drone Turki namun kedepannya mereka sudah pasti siapkan counternya. Itu kenapa Erdogan menerima genjatan senjata.

Orang mengira Turki kalah dalam diplomasi? Padahal itu menang. Kenapa? Karena Erdogan "licik", Putin dia jebak dimana dia bawa draft perjanjian ke PBB sebagai syarat dari Erdogan dan apa yang terjadi? Amerika, Perancis menolak (big 5) ditambah Jerman, malah 3 negara itu mengatakan "Assad harus mundur ke garis Sochi baru ada genjatan senjata". Apa gak bingung Putin dimana pada awalnya dia mengira bahwa permainan hanya antara dia dan Erdogan sekarang masuk Amerika dan Perancis?

Kesempatan genjatan senjata dimanfaatkan Turki untuk supply tentara, membangun parimiter dan memasukan segala alat tempur berat sampai pertahanan udara dan masuknya tentara Turki ke idlib sekarang ini lebih besar dari masuknya tentara Turki ke Cyprus dan kabar terakhir faksi pejuang suriah baik dari FSA, HTS, TIP akan bergabung menjadikan diri mereka Tentara Nasional Suriah, alias sebentar lagi Idlib akan menjadi pemerintahan utuh sebagaimana Haftar di Benghazi dan bisa jadi diberikan senjata berat oleh Turki.

Makanya kalo ada yang hina Turki main-main dalam konflik Suriah ini yah bisa dikatakan bangsat tenan siapapun dia, kalo gak ada Turki orang Suriah sudah dibantai kayak orang Kamboja sama Polpot...

(Alim Wijaya)