Tenaga Medis: Kami Butuh APD Pak Jokowi, Bukan Pujian, Pujian Tidak Ada Gunanya Pak


[PORTAL-ISLAM.ID]  Wabah Corona sudah mulai sejak akhir Desember 2019 dan awal Januari 2020 di China. Lalu menyebar ke seluruh penjuru Dunia. 185 negara sudah terjangkiti covid-19.

Namun di Indonesia pemerintah baru 'terbangun' pada 2 Maret 2020 setelah diumumkan ada 2 yang positif covid-19. Lalu sekarang per 20 Maret berlipat ganda menjadi 369 positif covid-19. Belum lagi jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang sudah mencapai ribuan.

Pemerintah lalai, santai, menganggap enteng, bahkan corona cuma dijadikan banyolan para pejabat sampai tik tok tari ubur-ubur. Akhirnya ketika wabah ini meledak (padahal sekarang baru awal dan belum masa puncaknya), pemerintah kelabakan.

Salah satunya soal kekurangan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis di rumah sakit rumah sakit yang menangani corona.

Di Makassar Sulawesi Selatan, petugas medis sampai meminta APD lewat media sosial.

"Kami hanya bisa gunakan APD seadanya pak @jokowi tolong bantu kami.. Pujian tidak ada gunanya pak," ujar @non_tary yang memposting kondisi tenaga medis dengan Alat Pelindung Diri yang seadanya.

Pemerintah pusat telah membuang waktu 2 bulan (dari Januari) yang seharusnya digunakan untuk prepare/persiapan 'berperang' melawan serbuan corona. Namun pejabatnya sukanya membanyol tari ubur-ubur!

Ketika serangan wabah corona itu datang, akhirnya pemerintah tidak siap.

[Video]
Baca juga :