Gara-Gara Karantina, Hubungan Jepang-Korsel Memanas


[PORTAL-ISLAM.ID]  Korea Selatan (Korsel) sangat berang sama Jepang. Pasalnya, negara Matahari Terbit dianggap Korsel seenaknya mengarantina warganya yang datang ke negaranya selama 14 hari, tanpa konsultasi dengan pemerintah Seoul.

Selain terhadap warga Korsel, pemberlakuan itu juga dikenakan kepada warga Cina yang berkunjung ke Jepang.

"Kami sangat menyesali kenyataan bahwa Jepang telah mengambil tindakan yang tidak masuk akal dan berlebihan tanpa berkonsultasi dengan kami," kata kementerian luar negeri di Seoul.

Karuan saja Pemerintah Korea Selatan mengancam akan membalas dendam dengan mengarantina semua warga Jepang yang berkunjung ke negeri ginsesng tersebut.

Tidak cuma itu, Seperti dilansir ritus reuters.com (7/3/2020), Korsel akan menangguhkan visa dan menolak memberikan visa kepada setiap warga Jepang yang berkunjung ke sana.

Jepang pantas melakukan kebijakan karantina. Ini karena jumlah kasus infeksi COVID-19 di Korsel jauh lebih banyak daripada di Jepang. Jumlah kasus di Korsel mencapai 6.767 dengan 40 orang meninggal dunia.

Sementara itu di Jepang berjumlah 1.000 lebih dengan 60 orang di antaranya alami kondisi serius. Sedangkan yang meninggal dunia 12 orang.

Perseteruan negara yang berdekatan sebenarnya sudah berlangsung lama, tepatnya sejak pecah Perang Dunia Kedua. Yang terakhir, Mahkamah Agung Korea Selatan menuntut ganti rugi kepada perusahaan Jepang karena warga Korsel harus kerja paksa selama perang tersebut.

Sumber: Teropong Senayan