Bantu Bekasi, Anies Baswedan: Melayani Warga Negara Indonesia


[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bantuan Rp 420 miliar untuk membangun dua flyover di Bekasi adalah bentuk pelayanan terhadap warga negara Indonesia. 

"Sesungguhnya kita semua adalah petugas negara, penyelenggara negara yang kebetulan tanggung jawabnya beda teritori. Tapi kita sama, yang kita layani adalah warga negara Indonesia," kata Anies dalam peresmian itu, Jumat 31 Januari 2020.

Proyek yang diresmikan Anies adalah dua proyek jalan layang di simpang Cipendawa dan Rawapanjang yang selesai dibangun akhir tahun 2019 dan diresmikan hari ini, Jumat, 31 Januari 2020. Flyover itu dibangun untuk mempermudah truk sampah DKI yang hendak membuang sampah ke TPST Bantargebang.

Anies mengatakan Kota Bekasi dengan DKI Jakarta sudah terintegrasi di hampir semua sektor, seperti transportasi, ekonomi, maupun aktivitas masyarakatnya.

"Hanya pembagian kewenangan administrasi pemerintahan membuat sebagian ada di Provinsi Jawa Barat, sebagian ada di Provinsi DKI Jakarta," kata Anies.

Tapi bagi warga, kata Anies, semuanya adalah warga negara Indonesia dan berhak mendapatkan pelayanan yang sama dan setara. "Semangat itulah yang mendasari mengapa, kita melihat bahwa masing-masing kita memiliki tanggung jawab dan bermitra untuk memastikan bahwa warga mendapatkan yang terbaik," kata dia.

Dengan pertimbangan tersebut, pemerintah DKI Jakarta mendukung penuh pembangunan flyover Cipendawa dan Rawapanjang. "Kami berharap dua flyover ini nantinya akan dirasakan oleh masyarakat luas, baik di Bekasi maupun masyarakat luar Bekasi yang datang ke sini," kata dia.

Dua flyover yang diresmikan Anies Baswedan bukan infrastruktur pertama di Kota Bekasi yang memperoleh bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ada sejumlah infrastruktur yang didanai oleh DKI Jakarta sejak 2015 antara lain jembatan Jatiwaringin Rp 50 miliar, jembatan Caman Rp 46 miliar, pelabaran jalan Jatiasih Rp 90 miliar, jembatan Bojongmenteng Rp 30 miliar, penataan jalan Kalimalang sisi selatan Rp 60 miliar dan penataan jalan di simpang Tol Bekasi Timur Rp 30 miliar.

Sumber: Tempo

Baca juga :