Eae: Kesimpulan pembelaan para pendukung Muwafiq 'Boleh menghina Nabi tapi tak boleh menghina Muwafiq'


[PORTAL-ISLAM.ID]  Gus Muwafiq menuai kecaman luas atas ceramahnya yang dinilai menghina Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Namun herannya masih ada yang mendukung atas kesalahan Gus Muwafiq. Bahkan di sosial media Twitter ramai tagar #KamiBersamaGusMuwafiq.

Saat Nabi dihina mereka diam saja, bahkan kerap terlontar nyinyiran mereka 'Nabi tidak perlu dibela'. Giliran panutan mereka berbuat salah, mereka malah membelanya.

"Kesimpulan saya setelah membaca pembelaan dari para pendukung Muwafiq: Boleh menghina Nabi tapi tak boleh menghina Muwafiq," kata jurnalis senior, Effendi di akun twitternya @eae18, Rabu (4/12/2019).

Lebih lanjut Eae menerangkan kesalahan Gus Muwafiq:

"Kekeliruan fatal tausyiah Gus Muwafiq, yang dianggap melecehkan Baginda Nabi Muhammad SAW, cara dia mengekspresikan sosok Nabi. Terkesan melecehkan dan menggampangkan persoalan. Soal kelahiran Nabi tak ada cahaya, jelas amat sangat keliru," kata Eae.

"Orang seperti Gus Muwafiq, tentunya membaca 12 tanda yang diterima Sayyidah Aminah, menjelang kelahiran Baginda Nabi yang dikupas Syeikh Syihabuddin Ahmad bin Hajar al-Haitami Asy-Syafii dalam An-Ni’matul Kubra ‘Alal ‘Alam."

"Dari tanggal satu hingga malam tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal malam kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad SAW, Sayyidah Aminah menemukan banyak fenomena luar biasa. Malam keenam, Sayyidah Aminah melihat cahaya memenuhi sudut-sudut alam semesta, hingga tidak ada kegelapan."

"Kalau Gus Muwafiq beralasan bahwa mengetahui risalah Baginda Nabi dari katanya, katanya......... Loh katanya-katanya itu punya sandaran. Sesudah Baginda Nabi wafat, tentu informasi yang kita terima tentang Beliau, ya katanya, katanya dong. Katanya tak sembarang katanya."

"Untuk Gus Muwafiq, hendaknya lebih merunduk. Jangan arogan. Jangan menggampangkan persoalan," ujar Eae.
Baca juga :