Anies Diminta Batalkan Acara DWP 2019, Ini Alasannya...


[PORTAL-ISLAM.ID]  Pergelaran festival musik EDM alias electronic dance music Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 akan dihelat selama tiga hari sejak 13 hingga 15 Desember 2019 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Harga tiket daily pass kategori General Admission (GA) seharga Rp 650.000 untuk tier GA-Early Entry 1 yang mengharuskan pembelinya masuk ke dalam tempat acara sebelum pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, harga tiket GA dengan tier presale yang memperbolehkan penontonnya masuk kapan pun seharga Rp700.000 untuk tier Presale 1.

Gubernur Anies Diminta Batalkan

Beberapa pihak mendesak Gubernur DKI Jakarta untuk tidak mengizinkan atau membatalkan acara Djakarta Warehouse Project (DWP) ini.

Salah satu yang menyampaikan adalah @muhammad_ridhaa di twitter:

- Bicara soal Djakarta Warehouse Project 2019 [DWP 2019] yang mana saya tidak begitu paham konsep acaranya, membikin saya penasaran. Untung ada situsnya (https://www.djakartawarehouse.com/) dan saya temukan 2 hal.

- Pertama adalah penjelasan singkat soal DWP yang tampaknya agak tendensius: diversity — yang mana kita tahu sendiri diksi ini biasanya dipakai untuk propaganda pihak tertentu.

- Kedua adalah sponsorship yang cukup "menarik" karena didukung oleh salah satu perusahaan/merek alat kontrasepsi. Walau mungkin akan dianggap prasangka buruk, stigma acara yang disponsori oleh merek produk semacam ini  juga mengarah pada kegiatan beraroma maksiat.

- Ditambah salah satu portal berita mewartakan bahwa memang ada dugaan kuat terjadi pesta miras dan [mungkin] seks di sana. Miras, seks, dan LGBT adalah kawan dekat. Di mana keberadaan salah satunya akan mengundang yang lainnya.

- Saya harap, Mas @aniesbaswedan dan @DKIJakarta mempertimbangkan ulang pemberian izin terhadap acara DWP 2019 ini. Bukan sekadar untuk warga Jakarta saja, tapi untuk rakyat Indonesia yang sedang darurat miras, narkoba, HIV, dan LGBT.

- Mohon juga kepada Uni @fahiraidris (anggota DPD RI dari Jakarta) untuk mengawal serta terutama mengawasi dan mengecek [perizinan] acara ini. Miras dan LGBT mesti enyah dari bumi Indonesia.

Baca juga :