Zahra Siswi SMP Kresek Menahan Lapar 2 Hari Karena Tidak Punya Beras


[PORTAL-ISLAM.ID]  APBN dihambur-hamburkan untuk gaji stafsus milienial, sementara anak ini dan mungkin ada anak-anak yang lain harus menahan lapar. 😔

Seorang Siswi sekolah menengah pertama (SMP) bernama Zahra Amelia Putri yang berusia 13 tahun harus menahan lapar selama dua hari karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Zahra tercatat sebagai siswi SMP Negeri 1 Kresek Kabupaten Tangerang, kisah pilunya diketahui setelah teman-teman bercerita.

Mereka mengatakan saat jam istirahat tiba Zahra tidak keluar kelas dan hanya diam dengan muka pucat, setelah mendengar cerita tersebut sang guru lantas menanyakan kondisi Zahra.

“Zahra bilang, sudah dua hari ini tidak makan karena di rumahnya memang tidak ada makanan,” ungkap Nurhasanah kepada wartawan, yang merupakan Wali Kelas Zahra di kelas VIII D, seperti diberitakan infotangerang.net (23/11/2019).

Mendengar kisah pilu tersebut membuat teman-teman nya mengumpulkan sumbangan beserta para Guru SMPN 1 Kresek, untuk membantu Zahra.

“Sumbangan dalam bentuk uang dan makanan. Kami langsung mengantar ke rumah keluarga Zahra,” lanjut Nurhasanah.

Zahra yang dikenal, sebagai siswi yang rajin sekolah meskipun dengan keterbatasan biaya, tapi ia memiliki semangat yang tinggi.

“Dia, naik sepeda ke sekolah. Jarak rumah ke sekolahnya sekitar 5 kilometer,” tutur Nani yang merupakan guru BP.

Diketahui, Zahra merupakan anak kedua dari 3 bersaudara pasangan Ahmad Yani dan Sri Rezeki. Sejak kedua orang tua nya bercerai pada tahun 2011, Zahra tinggal dengan ayahnya di Kp. Masigit Desa Cibetok Kecamatan Gunung Kaler Tangerang.

Sedangkan kakaknya Deni Pangestu (20) dan adiknya Fathir Ardiansyah (10) tinggal dengan ibunya di Pasar Minggu Jakarta.

Ayah Zahra penyandang disabilitas atau cacat dan sejak tahun 2010 sakit-sakitan. Dia tidak bisa lagi bekerja. Bahkan, untuk berjalan pun harus memakai tongkat. Untuk biaya hidup sehari-hari, Ahmad hanya mengandalkan belas kasih dari para tetangga dan saudara-saudaranya.

Didatangi Kapolsek


Setelah viral di media sosial Kapolsek Kresek Tangerang AKP Suyana bersama Bhabinkamtibmas Aipda Sukarna langsung mendatangi rumah Zahra di Kp. Masigit RT 06/03 Desa Cibetok Kecamatan Gunung Kaler Tangerang.

Selain mengunjungi rumahnya Kapolsek juga membawa bantuan berupa sembako yang diterima langsung zahra dengan ayahnya, Ahmad Yani.

Saat datang Kapolsek tidak bisa menahan air matanya saat mengetahui kondisi keluarga itu. Begitu juga Aipda Sukarna. “Yang semangat ya, sekolahnya. Jangan menyerah, jangan putus asa,” ujar Kapolsek dengan suara tersendat menahan tangis kepada wartawan.

Suyana berjanji akan membantu keperluan yang mendukung sekolah Zahra. “Jika ada kebutuhan sekolah, datang saja ke saya ya nak, di kantor Polsek Kresek,” ujarnya.

Ayah zahra berkali-kali mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, kepadanya. “Maaf pak, kami sekeluarga merepotkan,” ujarnya.

Sumber: Infotangerang