Pengamat: Politik ‘Dua Kaki’ SBY Gagal Total, AHY Tersingkir Jadi Menteri


[PORTAL-ISLAM.ID]  Sebanyak 34 menteri dalam Kabinet Indonesia Maju telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (23/10/2019). Dari jumlah itu, 16 orang di antaranya berasal dari kalangan partai politik.

Namun, tak satupun kader Partai Demokrat yang diajak bergabung. Padahal ketua umum Demokrat bukannya berdiam diri. Sebelumnya SBY secara khusus melakukan pendekatan kepada Presiden Jokowi. Bukan itu saja, dalam berbagai kesempatan demokrat terlihat ‘memuji-muji’ pemerintahan Jokowi dan mengumbar dukungan setelah sempat oposisi.

Wakil Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang santer sempat digadang-gadang bakal menjadi menteri terpental. Jangankan dipanggil, disebut saja tidak.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus, menilai tak terpilihnya AHY sebagai menteri berkaitan dengan strategi politik. Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gagal memainkan strategi dalam pemilu 2019 lalu.

“Permainan SBY main dua kaki di Pemilu itu membuat dia tidak layak mendapat apresiasi dari satu kubu,” kata Lucius saat ditemui di Kantor Formappi, Jakarta, Kamis (24/10).

Dia mengatakan, itu adalah kesalahan SBY membaca taktik politik. Dia merasa nyaman dengan main di dua kaki dengan harapan mendapatkan keuntungan.

“(Dia berharap) siapapun yang menang dia akan mendapat kursi,” kata dia. Namun, peristiwa tersebut membuat Demokrat bisa belajar tentang komitmen.

“Dia sekarang mulai merasakan konsistensi itu sangat penting. Kalau harus dukung A, dukung A. dukung B, dukung B,” ucapnya.(Inside)
Baca juga :