Petugas Ambulan PMI Sampaikan Kejadian Sebenarnya Atas Tudingan Polisi Ambulan Bawa Batu dan Bensin


[PORTAL-ISLAM.ID]  Tudingan TMC Polda Metro bahwa ada 5 ambulan Pemprov DKI Jakarta bawa batu dan bensin diduga untuk molotov, sangat menyakitkan terutama bagi petugas Tim Medis.

5 Ambulan yang disebut diamankan polisi adalah 4 ambulan PMI dan 1 ambulan Puskesmas Pademangan.

Berikut pernyataan disampaikan salah satu Tim Medis PMI (Eq Prasetyo) yang diposting di akun fbnya (26/9/2019).

***

Teruntuk pak POLISI yang sgt kami hormati dan kami banggakan...

Dengan sangat sedih dan rasa marah kami sampaikan...

Kami kecewa atas tudingan dan sikap para aparat keamanan yg seharusnya menjadi bagian dari pengamanan tugas PMI.

Tuduhan yg tiidak berdasarkan bukti adalah Fitnah dan pencemaran nama baik.

Kami bertugas 3 hari ini adalah penugasan resmi, berdasarkan SOP, kami beridentitas jelas dan jobdes kami sangat jelas.
*PELAYANAN AMBULAN RUJUKAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA*

Tolong di ralat pak.. kami klarifikasi:

Kami tidak pernah dan tidak akan pernah melakukan di luar dari tugas kami.
- Kami BUKAN PEMBAWA BATU
- Kami TIDAK MENSUPLAY BATU utk pendemo
- APALAGI menyediakan BENSIN untuk Molotov.
PMI diberikan mandat untuk Memberikan bantuan kemanusiaan dan pertolongan Medis.

Kami sedih dan kecewa..
Lihat apa yg sdh kami lakukan dan kami berikan.., berapa banyak korban yg kami evakuasi, kami berikan bantuan Pertolongan Pertama, kami juga memberikan pelayanan untuk anggota Aparat keamanan yg sakit dan terluka.

Kami sama seperti bpk2 aparat keamanan, kami ambil tugas yg penuh risiko ini demi kemanusiaan (siapapun dia).
Kami tdk berpihak..
Antara PENDEMO, APARAT KEAMANAN DAN MASY UMUM memiliki hak yg sama atas pelayanan PMI.
Kami tdk membeda2kan..

Kami sedih dan kecewa..
Harusnya sbg Aparat keamanan fokus sm tugas keamanan, bukan menyebarkan HOAX. Bapak bisa dituntut dan dapat membahayakan karir bapak.
Seharusnya aparat keamananlah yg memastikan kami para petugas medis menjalankan tugas dengan aman.
Saya yakin aparat keamanan juga bekerja secara netral dan tidak berpihak.

Kami sedih dan kecewa..
Kami minta tanggung jawab moril dan materil..
Ambulan kami sudah bapak RUSAK..
Relawan para medis PMI sdh bapak buat tidak nyaman..
Bpk Polisi mengamuk tdk terkontrol, kami tidak diberikan kesempatan untuk menjelaskan.
Ptugas kami di pukul, bahkan tersungkur di dalam ambulan dan dengan teganya bpk injak petugas kami yg sdg melakukan pertolongan di ambulan.
Bapak tarik kluarkan paksa pasien (entah bagaimana nasibnya)
Sangat tidak manusiawi..
Bapak sudah memfitnah dan menggiring opini negatif atas tugas dan mandat kami.

Bpk Polisi Aparat Keamanan harus bertamggung jawab akan hal ini.

(Eq Prasetyo)

Sumber: fb
Teruntuk pak POLISI yang sgt kami hormati dan kami banggakan... Dengan sangat sedih dan rasa marah kami...
Dikirim oleh Eq Prasetyo pada Rabu, 25 September 2019
Loading...