BW: Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Ngotot


[PORTAL-ISLAM.ID]  Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjodjanto (BW), menegaskan pihaknya siap menerima apa pun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pilpres 2019. Dirinya pun meminta siapapun yang keluar jadi pemenang tak boleh sombong.

BW pun mengakui masih adanya friksi (pertentangan) dan faksi (perpecahan) di masyarakat sebagai dampak dari Pilpres. BW juga mengajak semua pihak untuk meminimalisasi potensi risiko itu.

"Ini harus mulai dilakukan, misalnya yang menang jangan sombong, yang kalah jangan ngototan. Mari kita perjuangkan semua untuk bangsa yang lebih baik," kata BW di Gedung MK, Jumat 21 Juni 2019 malam.

BW berharap putusan MK nantinya bisa diterima semua pihak. Dia juga mengatakan, putusan MK nantinya merupakan putusan terbaik yang bermanfaat bagi semua pihak.

"Emang muka saya tidak menunjukkan siap menerima keputusan? Siaplah. Masa sih nggak siap," kata dia.

BW juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendoakan dan mendukung timnya dalam proses sengketa tersebut. Termasuk, kata dia semua pihak yang mendoakan agar seluruh proses ini berjalan baik.

"Tugas belum selesai, artinya apapun hasilnya kita terus berupaya agar Indonesia jauh lebih dahsyat," tegasnya.

Proses persidangan sengketa hasil pilpres di MK berakhir pada Jumat malam. Sidang terkahir pada Jumat berlangsung selama 13 jam dengan agenda mendengarkan keterangan dua saksi dan dua ahli dari kubu Jokowi-Ma"ruf Amin sebagai pihak terkait.

Selanjutnya, majelis hakim MK akan menggelar rapat permusyawaratan hakim (RPH) untuk mengkaji hasil sidang dan alat bukti. Putusan perkara perselisihan hasil pilpres 2019 paling lambat akan dibacakan pada 28 Juni 2019.

Sumber: TeropongSenayan
Loading...