SKAKMAT Tsamara, Elit Demokrat: Janji Politik Itu untuk 1 Periode, Bukan untuk Seumur Hidup!


[PORTAL-ISLAM.ID]  Mangkraknya janji-janji politik Jokowi selalu menjadi topik hangat.

Bagi pendukung Jokowi, janji-janji yang tak kunjung terlaksana hingga menjelang pergantian kepemimpinan nasional bukanlah kegagalan apalagi hoax/kebohongan.

Logika ini jugalah yang digunakan oleh caleg PSI Tsamara Amany.

"Janji yang belum tuntas tidak sama dengan kebohongan. Kebohongan itu disengaja dengan memanipulasi data & mencederai akal publik,"

Pernyataan Tsamara ini langsung ditanggapi keras oleh warganet.

"Mbak supaya jangan menjadi bahan cemoohan lebih baik Puasa menulis sampai Pemilu selesai. Lebih Baik konsentrasi ke Ambang Batas Parlemen, saya Siap membantu jika diperlukan #Baiklah," cuit @asboediono.


"(((Memanipulasi data))) Contohnya : bilang ga ada kebakaran hutan selama pemerintahannya, pdhl jelas2 ada. Bilang ganti untung utk setiap pembebasan tanah, pdhl boro2 untung, malah ada yg blm dibayar. Bilang impor berkurang, pdhl impor gila2an.. Gatau atau gamau tau?" cuit @see_y08.
Cuitan Tsamara ini dibalas dengan sangat keras oleh Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

"Twit ini jg mengandung unsur kebohongan. Membenarkan kebohongan dgn kebohongan.

Dek, kalau sy janji beli sepatu utkmu saat ultah, tp sy tak juga beli sampai lewat ultahmu. Itu bohong atau blm tuntas?

Janji politik itu utk 1 periode bkn utk seumur hidup," cuit Ferdinand.

Tanggapan telak Ferdinand pun menjadi perhatian warganet.

"Janji beli sepatu setahun cuma yg kiri 😂😂😂 yg kanan nunggu 5 tahun lagi," cuit @zarazettirazr.

"janji politik 1 periode, kalau tak sanggup buktikan dan ingkar janji masa mau dikasi 2 periode? 😂" cuit @UtuhWibowo.


Seperti diketahui, mangkraknya janji Jokowi selama ini tak pernah dianggap sebagai kebohongan oleh para pendukungnya. Mereka bahkan menganggap hal tersebut sebagai  isyarat bahwa kepemimpinan nasional di bawah Jokowi harus dilanjutkan hingga periode berikutnya.
Loading...