Menghadapi Provokasi FA, Salut pada Anies.. Salut pada pendukung Anies..


Ini karakter..

Kebencian pada sosok, mencintai pun pada sosok. Jika mencinta, maka hanya DIA orangnya. Jika membenci pun sama, karena DIA orangnya.

Apapun yang di lakukan Anies, selalu salah. Karena mereka hanya membenci Anies. Gak peduli dengan segala apa yang Anies lakukan saat ini utk Jakarta. Bahkan andai Anies bersedekah atau membayar zakat sebagai kewajiban pun akan di anggap salah oleh mereka. Karena apa...? Karena Anies adalah orangnya.

Sejak Anies memimpin Jakarta, tidak pernah saya mengulas kehebatan Anies bagi Jakarta. Pembangunan JPO yang futuristik dan di anggap hebat, saya menilai biasa aja. Sudah jadi kewajiban dia untuk mempermudah akses warga nya. Jika sudah terbangun, maka sudah terlihat kerja nyata.

Indikator keberhasilan kepemimpinan , saat pemimpin itu step by step menunaikan janji kampanye yang pernah ia lontarkan. Dan Anies, sejauh ini sudah berjalan di track yang benar. Perlahan namun pasti ia sudah mencoret daftar janji yang pernah ia keluarkan dan sudah ia tunaikan. Selanjutnya, janji yang belum di selesaikan, akan di bayar kontan.

Dalam hitungan 10 angka, Anies saat ini sudah mencapai nilai 8 di mata saya. Saya pikir warga Jakarta juga sepakat dengan hal itu.

Lalu, kebencian manusia di bawah ini...pasalnya apa?

Dendam..

Dia menyimpan dendam yang terus di bawanya karena sebuah kekalahan. Dendam itu udah menjalar di darahnya, seperti venom yang udah menyatu dalam tubuhnya. Gak akan ada kebaikan dalam diri seseorang yang dibencinya.

Untung saja, Anies tidak pernah menganggap apa yang di ucapkannya. Dan hebatnya lagi, pendukung Anies pun mencontoh sifat Anies yang mengabaikan perkataan orang gila. Tidak membuat kelompok dengan nama aliansi atau paguyuban, lalu melaporkan ke polisi seperti pendukung2 alay di sebelah.

Andai ucapan FA ini di tujukan pada Jokowi, atau pada kyai NU..pasti bakalan banyak laporan yang datang di meja polisi. UU ITE akan di jadikan pelepas sakit hati. Wajar saja, karena mereka tidak mempunyai hati yang besar seperti tokoh yang mereka banggakan. Walau latar belakang mereka adalah akademisi, intelektual handal, calon legislatif, bahkan santri yang tiap hari mendapat asupan moral..tetap saja akan banyak laporan dengan alasan pelecehan atau penghinaan pada orang yang mereka banggakan.

Salut pada Anies..
Salut pada pendukung Anies..

Sampai saat ini mereka tetap tenang dan menganggap ucapan FA adalah ucapan orang gila. Nanti, akan ada balasan utk FA. Balasan yang telak dan membuat dia terbungkam karena sudah tidak bisa berbicara lagi dan tidak bisa menggerakkan jari kembali. Segera balasan itu akan datang,..

Hormat utk semua pendukung Anies. Kalian luar biasa.

(Setiawan Budi)

Ini karakter.. Kebencian pada sosok, mencintai pun pada sosok. Jika mencinta, maka hanya DIA orangnya. Jika membenci...
Dikirim oleh Setiawan Budi pada Sabtu, 09 Maret 2019