Para Pemimpin Negara yang 'Jomblo'


[PORTAL-ISLAM.ID] Seorang pemimpin negara, presiden atau pun perdana menteri biasanya identik dengan Ibu Negara. Ketika Presiden mengurus pekerjaan pokok memimpin jalannya pemerintahan negara, maka sang Ibu Negara di beberapa negara berperan dalam menangani masalah sosial, terutama yang berhubungan dengan perempuan.

Tapi tahukah Anda? Ada beberapa pemimpin negara dunia yang 'jomblo', tak punya istri, atau sempat punya istri tapi kemudian bercerai dan menyendiri. Siapa saja mereka?

Berikut para pemimpin dunia yang pernah 'menjomblo', seperti dimuat Liputan6:

1. Thomas Jefferson (Presiden ke-3 AS pada 1801-1809)

Founding Father atau Bapak Pendiri Bangsa Amerika Serikat Thomas Jefferson hidup menduda ditinggal istrinya yang wafat, saat ia mulai menjabat Presiden pada 1801.

Saat masih bekerja sebagai pengacara, Jefferson menikahi janda muda berusia 23 tahun bernama Martha Wayles Skelton pada 1 Januari 1772. Setelah 10 tahun kemudian, Martha menderita sakit diabetes. Beberapa bulan setelah melahirkan anak bungsunya, Martha meninggal pada 6 September 1782, pada usia 33 tahun.

Jefferson sangat terpukul. Ia sempat mengucilkan diri di dalam kamarnya selama 3 minggu. Setelah itu, ia sering bepergian jauh sendirian karena rasa kehilangan terhadap istrnya yang begitu besar. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 1801, ia terpilih sebagai Presiden dan memimpin pemerintahan tanpa Ibu Negara.

2. Vladimir Putin (Presiden Rusia)

Vladimir Putin sebelumnya pernah menikah sebelum dirinya belum menjadi Presiden Rusia. Tapi kini ia menjomblo, alias tak punya pasangan.

Pada 28 Juli 1983, Putin menikahi Lyudmila Shkrebneva, seorang mahasiswi jurusan filologi Spanyol yang juga mantan pramugari Aeroflot. Putin dan Lyudmila kemudian dikabarkan bercerai pada 6 Juni 2013.

Kremlin kemudian pada tanggal 2 April 2014 membenarkan bahwa Putin telah berpisah dengan istrinya selama 30 tahun mengarungi bahtera rumah tangga.

3. James Buchanan (Presiden ke-15 Amerika Serikat pada 1857–1861)

Sebelum menjadi Presiden ke-15 Amerika Serikat (AS) James Buchanan awalnya sempat bertunangan dengan seorang wanita bernama Anne Caroline Coleman pada 1819. Namun sejak itu, mereka jarang bertemu karena Buchanan sangat sibuk dengan pekerjaannya sebagai pengacara.

Sementara itu, tersiar suara sumbang bahwa Buchanan ingin menikahi Coleman demi hartanya, karena latar belakang keluarganya sendiri hanyalah orang biasa. Kabar lain menyebut ia selingkuh dengan wanita lain.

Setelah mengetahui Buchanan dekat dengan temannya, Coleman membatalkan pertunangan. Segera kemudian, wanita itu meninggal secara mendadak pada 9 Desember 1819.

Usai meninggalnya Coleman, Buchanan diketahui tak pernah menjalin hubungan lagi dengan seorang wanita.

Buchanan tetap membujang hingga terpilih sebagai Kepala Negara AS pada 1857. Selama masa pemerintahannya, keponakannya, Harriet Lane diangkat menjadi anaknya dan berperan sebagai Ibu Negara.

4. Grover Cleveland (Presiden ke-22 AS pada 1885-1889 dan Presiden ke-24 AS pada 1893-1897)

Cleveland menjadi penghuni utama Gedung Putih alias Presiden AS dengan status membujang. Saudara kandungnya, Rose Cleveland, ditunjuk sebagai Ibu Negara selama 2 tahun pertama pemerintahannya.

Tapi status jomblonya berakhir pada 1885 ketika bertemu dengan Frances Folsom, seorang mahasiswi yang merupakan anak dari temannya. Setelah berkali-kali menjalin komunikasi lewat surat, Cleveland memutuskan untuk mempersunting Frances.

Pada 2 Juni 1886, Cleveland menikahi Frances Folsom di Ruang Biru di Gedung Putih. Ia merupakan satu-satunya presiden AS yang melangsungkan pernikahan di Gedung Putih.

5. Francois Hollande (Presiden ke-23 Prancis pada 2012)

Francois Hollande menjabat sebagai Presiden Prancis sejak 2012. Ketika itu, statusnya sudah menduda. Ia bercerai dengan istrinya, Segolene Royal pada 2007. Sehingga ia menjadi kepala negara tanpa istri.

***

Prabowo Subianto bakal menyusul deretan Pemimpin Negara yang Jomblo?