SEMPROT Kemendagri yang Tegur Anies Salam 2 Jari Tapi Izinkan Kepala Daerah Deklarasi Dukung Jokowi, Suryo Prabowo: Jian..Sontoloyo Tenan


[PORTAL-ISLAM.ID]  Aksi gestur salam dua jari yang ditunjukkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin 17 Desember 2018, dipersoalkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Soni Sumarsono.

Soni Sumarsono mengatakan Anies telah mengajukan izin untuk menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra dan kehadirannya tidak dalam posisi kampanye, sehingga tidak perlu cuti.

"Pak Anies sudah mengajukan izin untuk memenuhi undangan Gerindra dalam kapasitas sebagai Gubernur DKI. Kehadirannya tidak dalam posisi untuk kampanye sehingga tidak perlu cuti. Dalam hal ini, kesalahan lebih pada mengacungkan dua jari tanda kampanye Prabowo-Sandi. Harusnya diam," ujar Soni kepada wartawan, Selasa, 18 Desember 2018.
Link: https://news.okezone.com/read/2018/12/18/337/1992754/anies-baswedan-ditegur-kemendagri-gara-gara-salam-2-jari-di-konferensi-gerindra

Peringatan Sonny kepada Anies yang mendukung Capres Prabowo Subianto ini berbeda dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Dalam sebuah kesempatan, Tjahjo menilai tidak masalah jika seorang kepala daerah mendeklarasikan dukungannya.

Tjahjo mengatakan, kepala daerah adalah jabatan politis. Mereka menjadi kepala daerah karena diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik.

Oleh karena itu, tidak masalah jika kepala daerah mendeklarasikan dukungan kepada salah satu pasangan di Pilpres.

"Kalau dia sebagai anggota koalisi partai yang mendukung kepada salah satu pasangan yang ada, sah sah saja menurut saya," kata Tjahjo di Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018. Maka dalam kesempatan itu, Tjahjo mempersilakan para kepala daerah di Riau untuk mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan Jokowi dan KH Ma'ruf Amin.

Link: https://nasional.kompas.com/read/2018/10/15/12051201/mendagri-sah-sah-saja-kepala-daerah-di-riau-deklarasi-dukung-jokowi

Menanggapi standar ganda yang diberlakukan oleh Kemendagri, mantan Kepala Staf Umum TNI, LetJen (Purn.) Suryo Prabowo pun melakukan kritik keras.

"Jian ..... sontoloyo tenan cah iki! @Kemendagri_RI @PolhukamRI," tulis Suryo Prabowo di akun twitternya, @marierteman.

Warganet pun turut memprotes Kemendagri:
"Lha kepala daerah yang lain, malah jelas mengajak mendukung paslon tertentu, kok dibiarkan saja Pak Menteri!?? Adil dong! "'Ngono yo ngono ning ojo ngono', ngisin isini ah!" cuit @trisenka.

"Yang begini ini nih,yang Akan membuat buih menjadi gelombang. ketidakadilan,ketimpangan,ngomong sesukanya, yg buat rakyat pada gerah. Itu sebabnya jangan heran gerakan #2019GantiPresiden semakin kuat daya ledaknya.rakyat Sdah capek dg kekonyolan rezim ini," cuit @Mitrawati14.
Loading...