Pemuda Bulan Bintang Akhirnya Dukung Jokowi-Ma'ruf, UNTUNG Atau BUNTUNG?


[PORTAL-ISLAM.ID] Langkah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra merapat ke Istana akhirnya mendapat dukungan dari Pemuda Bulan Bintang.

Pemuda Bulan Bintang Pimpinan Wilayah Jawa Barat resmi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Joko Widodo dan Maaruf Amin. Dukungan tersebut disampaikan di salah satu hotel di Kota Bandung, Senin (3/12/2018).

Berikut isi dari deklarasi tersebut:

Pernyataan Sikap
Bismillahirrahmanirrahim

Dengan memohon pertolongan Allah SWT, dengan ini kami Relawan Milenial Pemuda Bulan Bintang Provinsi Jawa Barat, dan para Calon Legislatif Anggota DPR-RI, Provinsi dan Kabupaten/Kota (Pimpinan Wilayah dan 20 PC Pemuda) dengan ini menyatakan:

1. Mendukung sepenuhnya Ketua Umum PBB menjadi lawyer Capres Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin.

2. Mendukung langkah DPP PBB dalam upaya mencapai target lolos Parlementer Threshold dan mencapai 1 fraksi pada pemilu 2019.

3. Guna tercapainya kedua hal tersebut, sepenuhnya mempercayakan kepada Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra untuk mengambil langkah strategis dengan mendukung Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf Amin sebagai paslon yang didukung PBB pada Pemilu 2019.

Demikian pernyataan dukungan ini kami sampaikan sebagai sikap komitmen kami kepada DPP PBB

Bandung 3 Desember

M. Ali Nurhakim
Ketua Pemuda Bulan Bintang Jabar

***

Apakah langkah PBB mendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 akan UNTUNG atau malah BUNTUNG?

Salah seorang aktivis Islam, Hafidin Achmad Luthfie menyerukan agar partai-partai pendukung rezim dibikin bangkrut.

"Terang benderang bahwa PBB sebagai institusi telah memberikan keberpihakan pada penguasa pelindung penista kalamullah.

Umat Islam harus berjuang keras untuk memenangkan Prabowo Sandi. Juga menjadikan partai koalisi keumatan pendukungnya memenangi kursi di parlemen.

Dan buat bangkrut dan gigit jari partai-partai pendukung rezim ini. Termasuk PBB. Tak peduli dibelakang PBB ada keluarga masyumi," ujar Hafidin Achmad Luthfie yang disampaikan di laman facebook.