Membludaknya Hijrah Fest, Fenomena Milenial Peduli Islam


[PORTAL-ISLAM.ID] "Saya sampai setengah tujuh pagi, di JCC Senayan. Di sana sudah ribuan orang terkumpul. Semua tertib ikuti ajang 'Hijrah Fest'. Dan tiketnya sepekan sebelumnya sudah ‘sold out’ meski berbayar lumayan mahal," kata Agustia Krisanti, ekspatariat muda di Jakarta, Ahad sore, (11/11/2018).

Baginya acara ini sangat menarik. Ada berbagai kajian Islam untuk anak muda yang akrab disebut generasi zaman milenial dari banyak ustadz yang yahud. Dan lagi-lagi bintangnya memang Ustadz Abdul Somad. Bahkan, khusus dalam kajian untuk ustadz yang sedang naik daun ini, panita sengaja tiket ditambah sehingga makin banyak orang. Dan semua tiket terjual habis, meski dengan harga yang dua kali lipat lebih mahal dari pada nonton bioskop di XXI, yakni sampai Rp 80 ribu. Maka kesan pengajian selama ini terksan kuno dan berisi orang tua terhapus total. Sekarang eranya Milenialis.

"Ustadz Somad datang di hari ketiga. Dia datang langsung dari Aceh. Dijemput dari bandara pakai helikopter sampai Senayan. Setelah selesai ceramah Ustadz Somad langsung balik ke Aceh. Luar biasa, baik uztadz maupun pesertanya yang datang dari kalangan muda. Ternyata acara agama bisa semeriah dan bisa dijual kepada anak muda dengan antusias layaknya nonton konser musik," katanya lagi.


Selama festival yang berlangsung sejak Jumat lalu pengunjung selalu memadati ajang Hijrah Fest tersebut. Berbagai ustadz kondang yang memberikan kajian disana mulai dari Ustazah Oki Setiana Dewi, Ustadz Bachtiar Natsir, Aa Gym, Ustadz Abdul Somad, Salim A Fillah, Handy Bonny, Ahmad Ridwan, Abu Fida, Oemar Mita, Yoppi, Ust Hanan Attaki, dan berbagai sosok ustaz lainnya. Acara makin ramai karena aneka warna warni kaum muslimah muda berhijab yang hilir mudik.

"Hebatnya lagi, setiap tiba waktu shalat acara ditutup. Semuanya shalat bersama. Dan pada Jumat lalu para jamaah lelaki yang hadir juga menggelar shalat Jumat. Acara sukses, rapi, dan membludak," kata Tia lagi.

Penuturan yang sama disampaikan ibu Hajjah Marfuah Panji Astuti.

"Kejutan pertama adalah tiket yang dijual tak murah itu telah ludes terjual beberapa hari sebelumnya. Dan ini adalah fenomena baru di kalangan M Generation (milenial muslim) di Indonesia. Untuk hadir dalam kajian dakwah yang tidak dihelat di masjid, melainkan di convention center, mereka rela membeli tiket dan banyak yang tidak mendapatkannya!" tutur ibu Hajjah Marfuah Panji Astuti yang tulisannya viral di sosial media.

"Kalau sehari sebelumnya orang ribut mencari tiket konser Guns N' Roses atau tiket film Bohemian Rhapsody, tiket yang terjual habis ini bukan keduanya. Ini adalah tiket HIJRAH FEST 2018. Sebuah gelaran dakwah selama 3 hari berturut-turut yang dihelat oleh para penggiat komunitas hijrah di JCC, Jakarta. Subhanallah…," sebutnya.

"Fenomena seperti ini tak ada di zaman saya seumur mereka," kata bu Hajjah.

"Saya ingat, sewaktu SMP dan SMA saya membuat kajian perempuan di rumah bersama teman-teman. Beberapa mahasiswi UNS bergantian menjadi mentor kita setiap akhir pekan. Teman-teman yang ikut dalam kajian ini adalah mereka yang betul-betul ingin belajar agama, istilah mudahnya anak-anak Rohis."

"Tidak ada suasana seperti yang saya lihat sore ini. Di zaman itu mindsetnya belajar agama harus serius. Tidak ada suasana yang fun dan menyenangkan seperti ini. Gelombang hijrah generasi ini memang luar biasa. Sudut mata saya terasa hangat," ujarnya.

Salah satu panitia Hijrah Fest 2018, koh Steven Indra Wibowo mengatakan, antusiasme masyarakat salah satunya disebabkan karena kegiatan itu diinisiasi oleh publik figur yang hijrah, seperti Arie Untung dkk. Hal itu yang menarik minat milenialis berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan.

Melihat antusiasme masyarakat, Steven optimistis acara Hijrah Fest 2019 mampu menarik 15 ribu hingga 20 ribu peserta per hari. Dia mengatakan panitia berencana menyelenggarakan Hijrah Fest 2019 selama lima hari di seluruh kawasan Senayan pada Ramadhan tahun depan.

(Oleh: Muhammad Subarkah, Jurnalis Republika)

Sumber: ROL

[Video - Liputan Hijrah Fest 2018]