VIRAL Video.. Ketua GP Ansor Surabaya Menghimbau Polisi TEMBAK DI TEMPAT Pembawa Bendera HTI


[PORTAL-ISLAM.ID] Sebuah video pendek pernyataan Ketua GP Ansor Surabaya menjadi viral di sosial media.

Dalam video berdurasi satu menit 37 detik itu, Ketua GP Ansor Surabaya menghimbau agar pihak kepolisian melakukan tembak di tempat siapapun pembawa bendera atau atribut HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).

"Saya Ketua GP Ansor Surabaya menghimbau kepada kepolisian di kota Surabaya untuk melakukan tembak di tempat ketika ada orang, siapapun orangnya, yang membawa bendera HTI atau atribut-atribut HTI, karena ormas tersebut sudah dilarang oleh Negara Republik Indonesia," kata Ketua GP Ansor Surabaya.

Video ini menimbulkan reaksi netizen.

"Kacau bener nih Banser, ga takut kualat lo? ga ada bendera HTI. beneran Islam nih org kok benci bgt sama kalimat Tauhid," komen akun @geanz17.

Kejadian pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid di Garut yang menimbulkan kecaman luas, oleh pihak Ansor Banser mereka mengklaim yang dibakar bendera HTI.

Menilik kejadian pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid di Garut dan himbauan tembak di tempat ini, maka sangat penting bagi pihak Pemerintah ataupun Aparat untuk menjelaskan DEFINISI DAN BATASAN MANA DISEBUT BENDERA TAUHID DAN MANA BENDERA HTI.

Dari pernyataan eks Jubir HTI Ismail Yusanto menegaskan HTI TIDAK PUNYA BENDERA. Bendera yang kerap dibawa HTI bukanlah Bendera HTI tapi bendera atau panji Ar-Roya dan Al-Liwa bertuliskan kalimat Tauhid.

Tanpa kejelasan batasan dari Pemerintah mana Bendera Tauhid dan mana Bendera HTI, maka masyarakat akan selalu dibenturkan sesama mereka.

Sebetulnya pihak Kemendari pernah menyatakan definisi bendera Tauhid dan bendera HTI.

“Yang kami larang itu adalah bendera dengan simbol HTI, bukan bendera tauhid. Keduanya berbeda, kalau HTI ini mencantumkan tulisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di bawah kalimat Lailahaillallah,” kata Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo, pada 22 Juli 2017.

Link: https://www.kemendagri.go.id/index.php/blog/21736-Kemendagri-Tak-Larang-Bendera-Tauhid-Melainkan-Bendera-HTI

Pernyataan Kemendari ini seharusnya berlaku dan diindahkan. Sayangnya tidak. Bendera yang jelas-jelas hanya bertuliskan kalimat Tauhid tanpa ada tulisan HTI, masih tetap diklaim sebagai bendera HTI. Seperti dalam kasus pembakaran bendera Tauhid di Garut.

[Berikut video pernyataan Ketua GP Ansor Surabaya]