Ratusan Mobil China "Geely" Nongkrong di Pabrik ESEMKA, Warganet: Belum Diluncurkan Sudah Ketahuan Ngibulnya


[PORTAL-ISLAM.ID]  Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan sangat yakin menyebut mobil Esemka yang pernah dirintis Joko Widodo atau Jokowi akan diluncurkan pada Oktober mendatang,

"Bulan Oktober nanti akan diluncurkan mobil nasional bernama Esemka, yang dulu pernah dirintis oleh Pak Jokowi. Akan diproduksi besar-besaran," kata Ma'ruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Jember, Kamis, 27 September 2018.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ma'ruf Amin ketika memberikan tausiah di hadapan ratusan santri dan ulama Nahdlatul Ulama. 

"Nanti ke depan ada harapan tumbuh mobil nasional, jadi tidak mustahil. Semua usaha juga dimulai dari kecil," katanya disambut tepuk tangan meriah ratusan orang yang hadir dalam acara silaturahmi itu.

Pernyataan itu membuat sejumlah kalangan bertanya-tanya, termasuk para jurnalis.

Sayangnya, setelah ditelusuri, kabar bahwa mobil bermerk Esemka itu DIPRODUKSI (bukan diimpor) terindikasi merupakan kabar bohong.

Dikutip dari Tempo yang berhasil menelusuri pabrik mobil Esemka di Kawasan Industri River Green, Cileungsi, Bogor, 2 Oktober 2018, tak terlihat adanya aktivitas produksi.

Berikut kutipannya:

Saat tiba di sana terlihat plang Kawasan Industri River Green. Namun tidak ada kegiatan apa pun layaknya kawasan industri dengan truk pengangkut bahan material yang berlalu lalang. Hanya terlihat sedikit warga dengan aktivitasnya masing-masing.


Setelah menemukan plang bertuliskan Kawasan Industri River Green itu, Tempo kembali mencari PT Adiperkasa Citra Esemka Hero yang selama ini menaungi mobil Esemka. Tak jauh dari pintu masuk Kawasan Industri River Green, Tempo menemukan pabrik dengan banyak mobil yang terparkir di dalamnya namun tidak ada plang yang bertuliskan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero.

Akhirnya, Tempo mencoba masuk dan ada tiga orang petugas keamanan yang berjaga. Setelah bertanya dan ngobrol ke salah satu petugas keamanan itu, ternyata benar ini adalah PT Adiperkasa Citra Esemka Hero yang sempat digalakkan dua tahun silam. Pintu gerbang dengan papan nama bertuliskan mobil Esemka dan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero terpampang jelas di depan pabrik.

“Sepanjang jalan kawasan industri dulu juga ramai dengan spanduk-spanduk mobil Esemka,” kata dia.

Bahkan, menurut dia sempat ada interview untuk perekrutan tenaga kerja untuk bagian staff dan tenaga ahli bagian produksi. Sayangnya, setelah masa perekrutan tersebut tak ada kejelasan hingga saat ini. Sekarang pabrik ini hanya dijadikan gudang tempat ratusan mobil cina dengan merek Geely.

Saat ini papan nama PT Adiperkasa Citra Esemka Hero di pintu gerbang sudah tidak ada, yang terlihat hanya gerbang dan plang berwarna hijau tanpa tulisan. Tempo hanya mengamati dari pintu gerbang, karena memang dilarang untuk masuk ke dalam area pabrik.

Ratusan mobil Geely dari sedan, city car, hingga SUV terparkir di area terbuka. Menurut informasi dari petugas, memang tidak ada kegiatan produksi di dalamnya sejak awal berdiri. Sekarang hanya ada segelintir karyawan kurang lebih berjumlah 15 orang terdiri dari petugas keamanan dan petugas yang merawat ratusan mobil tersebut.

Sementara dari pabrik Esemka di Boyolali, diperoleh keterangan masuknya belasan truk trailer di Jalan Esemka (sebelumnya Jalan Mangu - Sambi)  cukup mengejutkan sebagian warga Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, lokasi pabrik perakitan mobil Esemka.

“Kapan persisnya saya lupa, tapi sepertinya baru sekitar sebulan yang lalu. Kalau tidak salah saat itu ada sekitar 17 atau 20 truk boks yang panjang-panjang. Semua truk itu masuk ke pabrik dan baru keluar pada keesokan harinya,” kata seorang warga Desa Demangan yang membuka usaha warung tak jauh dari PT Solo Manufaktur Kreasi saat ditemui Tempo pada Selasa, 2 Oktober 2018.

Perempuan paruh baya itu menduga truk-truk tersebut membawa bahan-bahan yang akan dirakit menjadi mobil Esemka.

“Tapi sepertinya sampai sekarang belum ada pekerjaan di pabrik itu. Yang saya tahu baru ada beberapa karyawan senior dari luar Boyolali,” kata sumber Tempo itu.

Menurut warga lain yang juga tinggal tidak jauh dari PT Solo Manufaktur Kreasi, aktivitas di pabrik yang disebut-sebut sebagai tempat perakitan mobil Esemka itu mulai menggeliat sejak awal 2018.

“Sekarang bangunan yang di bagian belakang pabrik sudah jadi. Tadi siang juga ada iring-iringan mobil yang dikawal satu mobil patroli polisi yang masuk ke pabrik,” kata perempuan berumur sekitar 40-an tahun itu.

(Sumber: TEMPO)
-------

Kabar kedatangan mobil Cina merk Geely ke pabrik Esemka menjadi perhatian luas warganet.

"πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ belum juga diluncurin dah ketahuan langkah ngibulnya... Ternyata mobil cina merk Geely... πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… semoga pak satpam yang jujur ga dipecat πŸ˜‚πŸ˜‚#BapakHoaxNasional," cuit @Gemacan70.

"Waaaah,...ktanya Esemka ga tahunya...
Ini HOAX jg nm nya,..πŸ˜‚πŸ˜‚✌✌," sahut @utipahkia.

"Aq tinggal di daerah sekitar kawasan itu, tp ngga ada tanda2 produksi lagi mobil EsEmKa tuh," tambah @masluky_oke.

"Kalau Oktober nanti diluncurkan mobil sedan, SUV, dan City Car dengan merk Esemka, mungkin saja itu hasil sulap dari mobil Geely atau merk lain produk China yang banyak terparkir di area pabrik di Cileungsi dan Boyolali.

Pabrik Mobil Tempel Merk Doang termasuk hoax bukan ya?,"cuit @Masreddy1.