ALLAH Tidak Menuntut ORANG MUNAFIK Untuk Peduli Terhadap ISLAM


ALLAH TIDAK MENUNTUT ORANG MUNAFIK UNTUK PEDULI TERHADAP ISLAM


Ketika umat Islam membela kesucian Al-Quran yang dinistakan, kaum munafik mengatakan itu masalah politik yang dibesar-besarkan kaum radikal.

Ketika kita taat pada firman Allah Al-Maidah 51 untuk tidak memelih pemimpin non muslim, kaum munafik menuduh umat Islam anti kebhinneka-an.

Ketika HRS difitnah dengan chat bodong, kaum munafik menuntut agar HRS diadili, diusir dan dibunuh. Lalu mereka berjamaah menebar qadzaf (tuduhan keji zina) sampai di mimbar dan pengajian.

Ketika ribuan muslimin Rohingya dibantai, dibunuh, dibakar, atas hasutan pemimpin agama Budha Ashin Wira Thu. Jelas-jelas setan pelontos itu mengaitkan pembantaian atas nama agama, puluhan masjid mereka bakar berikut jamaah yang ada di dalamnya. Eehhh lagi-lagi si munafik tua dan muda, laki-laki dan wanita kebingungan mencari muka, mengatakan bahwa yang terjadi bukan urusan agama. Memang munafik punya agama?

Akal sehat mereka sudah lumpuh karena kebanyakan makan haram, sehingga kebodohan ini harus kita saksikan, setan pelontos yang membantai saudara kita di Myanmar, namun si munafikin menuntut agar berhati-hati terhadap FPI yang peduli terhadap muslimin. Mantap kan logika mereka?

Sejak jaman Nabi pun kaum munafikin tak akan bisa menyembunyikan loyalitas mereka terhadap musuh Islam, dan selalu memusuhi kaum muslimin.

Oleh karena-nya Allah meletakkan kaum munafikin di dalam dasar neraka yang paling hina melebihi siksa kaun musyrikin.

إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka." [QS An-Nisa: 145]

Semoga Allah selamatkan kita dari nifaq dan anugerahkan kita Ghirah pada agamanya.

(ABU HASAN)


Baca juga :