PKS Targetkan 28 Juta Suara

pkspiyungan: JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kemarin meluncurkan nomor urut delapan di Pemilu Legislatif 2009. Peluncuran itu sengaja dilakukan pada tanggal 8 bulan 8 tahun 2008 agar senada dengan nomor urut partai mereka.

Peluncuran itu dilakukan Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin, didampingi tujuh pengurus DPP dan caleg PKS. Mereka, antara lain, Sekjen PKS Anis Matta, Ketua Fraksi PKS Mahfudz Siddiq, dan mantan Wakil Kapolri Adang Darajatun.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu Nasional PKS Anis Matta mengatakan, delapan adalah angka abadi karena sekali masuk ke dalam, susah untuk keluar. Hal itu sesuai dengan PKS sebagai partai dakwah yang tidak pernah berhenti melayani rakyat. Nomor delapan dinilai sangat istimewa karena bagi orang Tionghoa, angka delapan mirip aksara yang berbunyi fat yang berarti sejahtera atau kaya.

''Fat artinya sejahtera, sesuai dengan tujuan Partai Keadilan Sejahtera yang ingin menciptakan kesejahteraan,'' terangnya.

Sambil berkelakar, Anis juga menyindir angka sembilan (nomor urut Partai Demokrat yang didirikan Presiden SBY di Pemilu 2004) yang dinilai hanya gemuk di atas, namun bagian bawahnya kurus. ''Itu bedanya dengan angka delapan PKS yang kesejahteraannya merata, gemuk di atas dan gemuk di bawah,'' ujarnya disambut tawa ratusan kader.

Menurut Anis, nomor urut delapan adalah kebetulan yang ditakdirkan. Pada 1999, PKS dengan nomor urut 24 meraup 1,4 persen suara. Pada Pemilu 2004, dengan nomor urut 16, PKS memperoleh 8,3 juta suara atau sekitar 7 persen. ''Pada Pemilu 2009, PKS dengan nomor 8, insya Allah akan memperoleh 28 juta suara atau 20 persen dari total pemilih,'' katanya.

Untuk memenangkan PKS pada Pemilu 2009, DPP PKS kemarin mengeluarkan delapan amanat kepada seluruh kader dan jajaran partai. Pertama, meniatkan seluruh amal pemenangan pemilu sebagai ibadah jihad politik. ''Tanda-tanda Allah akan melimpahkan kesejahteraan kepada satu bangsa adalah memberikan pemimpin yang terbaik,'' terang Anis.

DPP PKS memerintahkan pemekaran struktur partai hingga menjangkau seluruh (6.500) desa di Indonesia. ''Ini untuk memastikan agar dakwah PKS dapat menjangkau seluruh jengkal tanah Indonesia,'' ujarnya.

DPP PKS juga memerintah kadernya memperbanyak silaturahmi dengan seluruh tokoh dan kelompok masyarakat tanpa membedakan aliran ideologi, agama, suku, ormas, bahkan parpol. ''Karena seluruh perjuangan kita adalah untuk kepentingan mereka,'' jelas Anis.

Kader PKS juga diwajibkan menebar senyum, sapa, dan salam cinta kepada seluruh warga masyarakat untuk mendekatkan hubungan batin dengan rakyat. ''Kalau rakyat melihat kader PKS, mereka harus selalu menemukan gairah kehidupan, tidak pernah sedih walau ada kesulitan. Dengan kondisi republik yang penuh masalah, rakyat harus melihat harapan itu masih ada,'' tegasnya.

DPP juga mewajibkan kadernya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai contoh, DPP PKS akan membeli sebuah mobil pelayanan kesehatan masyarakat bagi setiap DPD (kabupaten). Mobil itu akan digunakan untuk melakukan pengobatan gratis dari desa ke desa.

''Tugas partai sebelum dan sesudah pemilu adalah pelayanan. Kita ingin masyarakat merasakan manfaat kehadiran PKS di tengah-tengah mereka,'' katanya.

DPP PKS juga mewajibkan kadernya mengunjungi seluruh rumah warga di seluruh Indonesia untuk mendengarkan harapan dan suara hati yang tidak tertulis di media atau tidak tersuarakan di parlemen.

''Kita juga akan mengajak mereka berpartisipasi aktif bersama PKS di pemilu. Tidak boleh ada satu rumah pun di Indonesia yang tidak ada satu simpatisan PKS,'' ungkapnya.

PKS juga meminta kadernya meningkatkan hubungan dengan insan media dan menjadikan media sebagai mitra strategis. ''Agenda perubahan bukan hanya milik PKS, tapi milik semua masyarakat. Karena itu, seluruh kegiatan PKS harus diketahui masyarakat melalui media,'' tegas Anis.

Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin menegaskan keyakinannya, angka delapan adalah angka kemenangan. Keyakinan itu, antara lain, disebabkan keteladanan dan kepedulian kader-kader PKS kepada masyarakat semakin diakui rakyat. ''Kita syukuri dengan melipatgandakan semangat untuk menumbuhkembangkan dakwah,'' tandasnya.

Pemimpin tertinggi PKS itu menegaskan, tekad PKS tidak hanya berdakwah di kalangan marjinal, namun juga berdakwah di tengah pusat perubahan dan pengambil keputusan. ''Perubahan masyarakat sesuai ketentuan ayat Allah tidak bisa dilakukan selain fi ummiha, di tengah pusaran pengambilan keputusan,'' tuturnya.

Hilmi menjelaskan, esensi dakwah adalah menebarkan kebajikan dan mencegah kebinasaan karena sifat zalim. ''Karena itu, dakwah tidak hanya melalui amar makruf, amal kebajikan, tapi juga nahi mungkar agar sifat-sifat naudzubillah tidak merajai bangsa ini,'' tandasnya. (noe/pri)

sumber: jawapos
Baca juga :