Sederet Keuntungan Prabowo Jika UAS Jadi Cawapres


Oleh: Agi Betha
(Jurnalis senior)

Yang dibutuhkan Prabowo saat ini adalah sosok ikhlas, amanah, muda, dan populer. Dia harus bisa meraih suara muda milenial, diterima NU & Muhammadiyah, dikagumi oleh Islam abangan, didengar oleh swing voters, dan bisa menjual namanya sendiri tanpa perlu biaya branding lagi. Nama UAS bisa menghemat ongkos kampanye.

Fanatisme otomatis akan terbentuk tanpa perlu digalang. Orang akan berduyun-duyn daftarkan diri jadi saksi pencoblosan tanpa bayar. Jika tau UAS datang saja warga sudah euphoria apalagi jika mendengar ia berorasi.

Dan bonus terbesar dari UAS adalah ia tidak dibebani masa lalu. Bukan pejabat yang mudah dikriminalisasikan catatannya dan diterima oleh semua Partai Koalisi.

Jikapun dikerjai, rakyat yang pasti akan melawan.

Ulama yang jadi pejabat adalah hal yang ditakuti, tak heran banyak yang minta ia jadi pendakwah saja.

Padahal salah satu penyebab pengelolaan negara rusak seperti ini karena tidak ada ulama lurus dalam Pemerintahan.

Kita perlu sosok yang berani bicara tegas bahwa itu haram, itu halal. Ulama yang tidak jadikan agama sebagai alat, tidak rakus duit, tidak pecah belah rakyat, tidak campur akidah dengan tradisi demi melemahkan umat.

Kita tidak butuh ulama sahabat Israel & pro-Lib di istana milik rakyat.

KERJA BERAT Prabowo Subianto dalam mengembalikan Kedaulatan Ekonomi & Wilayah RI tidak boleh dibebani oleh ongkos politik yang menyandera geraknya.

Insya Allah #2019PrabowoPresiden.

AAMIIN.

(31/7/2018)

__
Sumber: fb penulis