Hasil Polling: Mayoritas Setuju dan Mendukung ANIES-AHER Diusung di Pilpres 2019


[PORTAL-ISLAM.ID] Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengusulkan pasangan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk dimajukan di Pilpres 2019 melalui koalisi Gerindra-PKS.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera lalu meminta pendapat warganet melalui jajak pendapat yang dilakukan di sosial media Twitter.

"Berdasarkan masukan dari berbagai kalangan dan kelompok2 masyarakat, akhirnya kemarin PKS membuka peluang memajukan ANIES - AHER sebagai Capres dan Cawapres pada Pilpres 2019. Bagaimana tanggapan teman2 atas masukan masyarakat itu?" Demikian bunyi polling melalui akun twitter @MardaniAliSera.

Hasilnya, jajak pendapat yang dilakukan pada 12-13 Juni 2018 yang melibatkan 20 ribu lebih peserta polling (20.521), menunjukan mayoritas (52%) setuju diajukan pasangan ANIES-AHER.



Sebelumnya, sejumlah Tokoh mendeklarasikan Anies Baswedan For Presiden 2019-2024.

Deklarasi diinisiasi oleh sejumlah ulama yang diwakili Haekal Hasan Baras (MIUMI), Ustadz Fahmi Salim (PP Muhammadiyah), K.H Wahfiuddin Sakam (PBNU), Dr. Taufan Maulamin (Akademisi), para mahasiswa dan LSM seperti GUM.

Kemunculan untuk mengusung Anies Baswedan ini disebut karena kondisi Darurat. Karena dinilai Anies yang paling potensial untuk kalahkan petahana.


Selain Anies? Itulah masalahnya. Menurut pendapat kelompok ini, belum ditemukan tokoh yang selengkap Anies saat ini. Situasinya dharurat.

Bukan berarti Anies tak punya kelemahan. Malaikat kali. Tetap saja banyak kekurangan. Tapi setidaknya, diantara tokoh yang muncul, Anies relatif bersih. Baik secara moral, maupun politik. Peluangnya kalahkan incumbent sangat besar. Track record dan variabel debat menjadi faktor yang besar pengaruhnya. Anies vs Jokowi? Kebayang siapa "the winnernya."

Di pilpres 2019, mau menang, atau mau sekedar ikut kontestasi? Kalau mau menang, calonkan Anies. Kalau mau perubahan, calonkan Anies. Kalau mau ganti presiden, calonkan Anies. Begitulah pendapat kelompok yang mengajukan Anies Baswedan.