Sudirman Said BEBERKAN Bukti Cara Media PLINTIR Pernyaaan Terkait Kontrak Anies-Sandi dengan Buruh


[PORTAL-ISLAM.ID] Geger salah paham antara Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno diperuncing dengan pernyataan Mantan Ketua Tim Sinkronisasi Pasangan Anies-Sandi, Sudirman Said, seperti dirilis oleh TEMPO, Kamis 9 November 2017.

Mantan Ketua Tim Sinkronisasi Pasangan Anies-Sandi, Sudirman Said mengatakan dia tidak pernah melihat kontrak politik Anies dan Sandi dengan buruh saat kampanye. “Saya belum pernah lihat dokumen itu,” kata Sudirman saat dihubungi Tempo, Rabu, 8 November 2017.

Lebih jauh ditanyakan soal hal tersebut, Sudirman Said mengatakan dirinya bukan lagi bagian dari tim yang dibentuk jelang pasangan Anies-Sandi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. “Sebaiknya bukan saya yang bicara,” ujarnya.

Namun sayangnya, framing keji Tempo kemudian dimentahkan oleh Sudirman Said melalui unggahan tangkapan layar percakapan Whatsapp Sudirman Said dengan wartawan Tempo.

"Perihal ttg pemberitaan pak Sudirman Said yg membantah ada kontrak politik Anies - Sandi dengan Buruh yg dimuat tempo 09/11/2017 sepenuhnya menyalahi ketentuan dr Jurnalisme. Inilah kejadian yg sebenarnya ," tulis akun twitter @ sudirman_vote.

Meski kemudian, setelah diprotes keras oleh Sudirman Said, TEMPO  telah mengubah judul berita tersebut, namun publik terlanjur mencatat Terungkapnya fakta bahwa cara kerja media, dalam hal ini TEMPO, memelintir sebuah fakta untuk menggiring opini negatif publik terhadap kubu Anies-Sandi— bahkan lebih jauh lagi, untuk mengadu domba antara KSPI dengan pemprov DKI Jakarta--menjadi bukti bahwa tidak semua media memberitakan fakta dan menyuarakan kebenaran.