3 Tahun Jokowi-JK, Ini Kata Prabowo Subianto


[PORTAL-ISLAM.ID]  Peringatan 3 tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) dijadikan momentum oleh banyak pihak untuk memberi kritik dan saran yang membangun bagi negara ini ke depannya.

Tak sedikit juga yang sengaja diwawancara untuk diimintai pendapatnya termasuk, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Mantan Jendral TNI itu menolak mengevaluasi pemerintahan Jokowi-JK yang telah berjalan selama tiga tahun. Ia menyatakan tidak berani menilai kinerja pemerintah.

“Saya jangan, nggak berani menilai. Jangan saya pribadi mengenai hal itu," kata Prabowo kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam acara Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2017 yang digelar di The Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu 21 Oktober 2017.

Dia pun mengatakan, evaluasi terhadap Pemerintahan Jokowi-JK, akan disampaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

“Saya kira ada DPR, biar DPR menyampaikan semuanya," ucapnya.

Sebelumnya, saat menjadi pembicara dalam acara CIFP 2017, Prabowo sempat menyinggung soal kelemahan negara dan kondisi demokrasi di Indonesia pada saat ini.

Dia menuturkan, demokrasi di Indonesia dalam keadaan rawan karena kegagalan regenerasi elite politik. Saat ini, kata dia, regenrasi elite politik yang berintegritas, jalan di tempat. Hal itu diperparah dengan maraknya politik uang, terutama saat perhelatan pemilihan kepala daerah.

Ia juga menyatakan Indonesia tengah menuju menjadi bangsa yang kalah dari bangsa lain. Proses itu terlihat dari sejumlah hal, baik di bidang pendidikan, pangan, hingga olahraga.